OJK Mencatat Aset Perbankan di NTB Per April Capai 65, 6 Triliun

Foto : Kepala OJK Provinsi NTB Rico Rinaldy (MetroNTB/Man)

Sumbawa, MetroNTB.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat pertumbuhan aset perbankan hingga April 2022 mencapai 65, 63 triliun.

Kepala OJK Provinsi NTB Rico Rinaldy mengungkapkan aset seluruh bank di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Baik bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank umum syariah dan konvensional. BPR juga begitu, BPR Syariah dan BPR konvensional.

“Itu aset kita terlihat 65, 63 triliun ya,” ungkap Rico saat media gathering bersama Forum Wartawan Ekonomi (FWE), Jum’at 17 Juni 2022

Ia menjelaskan pertumbuhan aset tersebut di hitung year on year (yoy), dari April 2021 hingga April 2022

“Nah itu, kalok kita lihat pertumbuhan aset itu dari year on year (yoy).  bertumbuh 2,8 %,” tutur Rico.

Sementara pertumbuhan perbankan secara year to date (ytd), dari awal tahun sampai posisi akhir April ini. Berapa pertumbuhannya dalam empat bulan berapa pertumbuhnnya.

“Justru pertumbuhan lebih tinggi 4,20 %. Memang di tahun lalu itu kita tumbuh tapi mungkin di beberapa bulan terakhir tumbuhnya tidak terlalu besar sehingga pertumbuhannya 2,8 % (yoy) dan (ytd) 4,20 %,” terang Rico

Rico juga menejelaskan aset perbankan nasional secara keseluruhan sebesar 10, 360 triliun.

“Terus terang saja, kita NTB ini tidak terlalu besar. Pertumbuhannya 0,63 %. Asset perbankan di NTB itu tidak sampai 1 %. Untuk perbankan nasional pertumbuhannya naik 10,28 %. Berarti (yoy) kita di bawah nasional,” terangnya

Sebenarnya perumbuhan (ytd) nya, NTB di atas nasional ini. Karena nasional itu cuma 0,60 % dari Januari-April nasional itu tumbuhnya tidak sampai 1 %.

“Sementara kita tumbuhnya 4,20 %. Sebenarnya kita lebih tumbuh. Kita tidak tahu nanti di akhir tahun (ytd) bisa saja kita lebih tinggi dari nasional tapi nasional,” kata Rico menambahkan (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here