NTB Siap Sambut Migrasi TV Analog ke TV Digital

Foto : Ilustrasi Tayangan Siaran TV Digital (MetroNTB/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/Wienda Parwitasari)

Mataram, MetroNTB.com –  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kesiapannya untuk menyambut migrasi TV Analog ke TV Digital.

“NTB siap untuk menyambut migrasi TV Analog ke TV Digital,” ujar Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah

“NTB Siap untuk Analog Switch Off (ASO). Tidak ada kata tidak siap untuk sesuatu yang menjadikan kita untuk lebih baik,” tegasnya

Rohmi meminta Dinaskominfotik bersama KPID NTB untuk terus melakukan sosialisasi ASO kepada masyarakat. Jangan sampai ada miskomunikasi di tengah masyarakat.

“PR kita semua untuk terus melakukan sosialisasi, karena masyarakat kita kalau kurang tersosialisasi dengan baik, maka eksekusi menjadi terhambat,” cetusnya

Seperti diketahui, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (PP Postelsiar) Pasal 72 angka 8 menyatakan bahwa migrasi penyiaran teresterial teknologi analog ke digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO) harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak diundangkan.

“Dengan begitu, maka migrasi TV Analog ke tv digital itu paling lambat terjadi pada 2 November 2022,” kata Rohmi

Sementara, melalui keterangan tertulis yang dikutip, Selasa 14 Juni 2022, Staff Khusus Menkominfot RI, Rosita Niken Widiastuti mengajak masyarakat untuk sama-sama migrasi dari TV Analog ke TV Digital.

“Jangan lupa untuk segra berpindah dari TV Analog ke TV digital,” imbuhnya

Niken menjelaskan dengan menggunakan TV Digital akan memperoleh gambar yang bersih, jernih suaranya dan teknologinya canggih,” tuturnya

Selain itu, keuntungan akan didapatkan oleh masyarakat dari sisi kualitas gambar jauh lebih berkualitas dari TV Analog.

Keuntungan lain dari sisi layanan televisi yang tersedia akan lebih bagus dan lebih interaktif dari yang sudah ada.

“Artinya, kualitasnya gambar akan lebih jernih dibandingkan menggunakan TV Analog,” kata Niken

TV Digital ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang berada di berbagai pelosok di Nusantara.

“Tiap orang bisa menikmati tayangan beranekaragam yang berkualitas dengan teknologi jernih dan canggih,” cetusnya

Dengan begitu, lanjutnya akan terjadi pemerataan siaran televisi berkualitas di seluruh daerah di dalam negeri. Jadi, masyarakat di pelosok dapat mengakses siaran televisi yang diakses oleh masyarakat yang berada di kota.

“Lebih luas lagi, ASO akan menghilangkan interferensi ke negara tetangga,” kata Niken menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here