Kilometer di Pasar Renteng Tidak Berfungsi, Siapa yang Pasang?

Foto : Tampak depan Pasar Renteng Praya Lombok Tengah (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Informasi yang dihimpun Wartawan MetroNTB.com bahwa di pasar Renteng ada kilometer yang terpasang, tetapi tidak berfungsi hingga saat ini.

Dinas Perdagangan Lombok Tengah, membenarkan adanya kilometer yang terpasang di setiap ruko pasar Renteng, Praya, Kabupaten Lombok Tengah yang tidak berfungsi.

Kepala Bidang Perdagangan Raden Roro Mulyaningsih, setelah dikonfirmasi Wartawan terkait adanya kilometer yang terpasang dipasar Renteng membenarkan hal tersebut

“Iya betul. Nanti kami rencana akan fungsikan, tapi teknisnya kita tunggu nyala dulu listrik niki (ini),” jawabnya membenarkan saat dikonfirmasi.

Pihaknya berencana akan memfungsikan kilometer yang saat ini belum bias menyala.

“Nanti rencana masing-masing toko akan pakai kilometer sendiri agar tidak lewat beban,” kata Roro

Ditanya, terkait dengan siapa yang memasang kilometer di pasar Renteng. Roro mengakui tidak mengetahui.

“Maaf, saya taunya sudah ada,” jawabnya singkat

Berapa jumlah kilometer yang ada di pasar Renteng, pihaknya juga mengakui belum mengecek jumlah secara keseluruhannya.

“Kita belum cek jumlah seluruhnya,” ucapnya

Roro juga mengiyakan saat disinggung terkait kilometer yang di pasar renteng belum ada barcord dari PLN, sehingga kilometer ini belum bisa digunakan. “Ya,” jawabnya singkat

Sementara Manager PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya Muhari menyebutkan kilometer yang ada di pasar Renteng dikelola langsung oleh Disperindag Lombok Tengah.

“Tidak ada transaksi sama kami. Kami hanya transaksi yang di depan saja dengan 555.000 KH. Kalau yang di dalam dikelola sendiri sama Diperindag,” tuturnya

Dikatakan, kilometer di dalam pasar tidak perlu memakai barcord, karena bukan kilometer dari PLN. Itu dipasang langsung oleh pengelola.

“PLN tidak sampai ke dalam pasar, hanya sampai diluar saja. Itu tidak perlu ada barcord dari PLN,” kata Muhari menambahkan (Zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here