Kanwil Kemenkumham NTB Akan Gelar Mobile Intellectual Property Clinic

Foto : Kanwil Kemenkumham NTB Romi Yudianto (MetroNTB/De)

Mataram, MetroNTB.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkumham NTB) akan menggelar event Mobile Intellectual Property Clinic atau Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak pada September 2022 mendatang.

“Kita punya program Mobile Intellectual Property Clinic. Nanti kita undang Pak Menteri Kemenkumham, Menteri Pariwisata. Rencananya September 2022,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Romi Yudianto saat ditemui di ruangannya, Selasa (21/62022)

Ia mengatakan melalui event ini masyarakat bisa mendaftarkan kebudayaan, hasil-hasil bumi yang belum terdaftar menjadi , kekayaan satu daerah.

“Intinya, kita mau melindungi hak-hak kekayaan intelektual yang di miliki oleh daerah,” kata Romi

Ia mencontohkan kekayaan yang di miliki oleh NTB seperti Lombok Timur terkenalnya dengan tembako Senang, tarian Gendang Beleq, Aksara Sasak, Tenun Sasak, Rumah Sasak dan lainnya.

“Itu harus didaftarkan. Nanti event itu kita buat pameran,” sebut Romi

Ia menjelaskan, event ini direncanakan di dua tempat pilihan, di Mandalika Lombok Tengah dan Gili Trawangan Lombok Utara. Event ini nanti gaungnya tidak hanya nasional tapi internasional juga, karena itu bisa dilihat langsung oleh wisatawan asing.

“Kita lagi persiapan-persiapan, eventnya bisa satu hari kita buat pameran atau dua hari lah. Kita sedang konsepkan, kita mau kekayaan yang ada di NTB ini di kenal dunia,” terang Romi

Diakuinya, masyarakat belum begitu banyak yang mengerti manfaat mendaftarkan hak kekayaan intelektual, melalui event ini diharapkan masyarakat tahu banyak manfaatnya, untuk melindungi hak ciptanya, hak kekayaan intelektualnya.

“Sekaligus kita mengenalkan destinasi wisata di pulau Lombok, karena destinasi Pulau Lombok punya ciri khas sendiri,” ungkapnya

“Memang selama ini belum kelihatan, nanti pada saat sudah ramai, gaungnya kemana mana. Wow manfaatnya besar sekali. Kita punya branded (bermerek, red) lah, merek-merek luar itu terkenal, karena promosinya,” tutur Romi

Selain itu, melalui Mobile Intellectual Property Clinic, pihaknya akan memanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan yang di miliki oleh NTB.

“Kita juga promosikan juga. Perlu dibuatkan gaung yang besar,” kata Romi menambahkan (De)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here