Distributor dan Kios Resmi Diintruksikan Salurkan Pupuk Subsidi Sesuai Regulasi

Foto : Senior Vice President Public Servis Obligation (SVP PSO) Wilayah Timur, Muhammad Yusri saat media Gathering Pupuk Indonesia Group dan rekan Media Lombok Nusa Tenggara Barat, Kamis 9 Juni 2022 (MetroNTB/Wal)

Mataram, MetroNTB.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) menginstruksikan distributor dan kios resmi untuk mengikuti regulasi pemerintah setempat dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Pupuk Indonesia telah menginstruksikan kepada distributor dan kios resmi untuk mengikuti regulasi pemerintah setempat dalam penyaluran pupuk bersubsidi,” ujar Senior Vice President Public Servis Obligation (SVP PSO) Wilayah Timur, Muhammad Yusri saat media Gathering Pupuk Indonesia Group dan rekan Media Lombok Nusa Tenggara Barat, Kamis 9 Juni 2022

Ia menegaskan bahwa Pupuk Indonesia tidak akan segan memberikan sanksi hingga pemberhentian kerja sama kepada distributor dan kios resmi yang kedapatan terlibat dalam penyelewengan pupuk bersubsidi.

“Pupuk Indonesia juga siap mendukung aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus penyelewengan pupuk bersubsidi yang terjadi di wilayah di Provinsi NTB,” tegasnya

“Kami tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada siapa pun di jaringan distribusi kami jika terlibat dalam penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” ancam Yusri

Ia memaparkan jaringan distribusi di NTB terdiri dari 40 distributor, 1.397 kios pengecer resmi, 33 unit gudang (Unit Pengantongan Pupuk & Gudang Pupuk Bersubsidi) dengan total kapasitas sekitar 103.000 ton.

“Kami memiliki 19 personil petugas lapangan untuk melayani sejumlah 10 (sepuluh) kabupaten/kota di Provinsi NTB,” beber Yusri

Adapun stok pupuk bersubsidi secara nasional hingga Juni 2022 mencapai sebesar 1.396.863 ton. Rinciannya, pupuk Urea 919.043 ton, NPK 311.504 ton, SP-36 53.994 ton, ZA 66.493 ton, dan Organik 45.830 ton.

“Jumlah ini jauh lebih banyak dari stok ketentuan minimum, dan Pupuk Indonesia senantiasa menyalurkannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” kata Yusri menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here