Beralih ke Siaran TV Digital, Simak Cara Lengkapnya

Foto : IIlustrasi Tayangan Siaran TV Digital (MetroNTB/Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital/Wienda Parwitasari)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika gencar mensosialisasikan program migrasi dari TV Analog ke TV Digital.

Siaran TV Analog akan diberhentikan selambat lambatnya pada tanggal 2 November 2022.

Bagi masyarakat jangan khawatir, beralih ke siaran TV Digital itu mudah. Caranya bagaimana?

Melalui siaran pers yang dikutip di web siarandigitalindonesia.kominfo.go.id Selasa 14 Juni 2022, cara migrasi dari TV Analog ke TV digital.

Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan saja scanning ulang program siaran.

Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, setelah lakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog.

Ingat siaran TV Digital itu gambarnya benar-benar bersih dan suaranya canggih. Jadi bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap.

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital.

Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi.

Satu hal perlu mendapat perhatian masyarakat yaitu pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo.

Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya.

Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal.

Daftar perangkat yang sudah tersertifikasi bisa dilihat di website siarandigital.kominfo.go.id. Untuk data termutakhir (diperbarui pada 11 Januari 2022), klik https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish. Tanda lainnya yang lebih populer adalah adanya tulisan “Siap Digital”, atau logo Maskot Digital Indonesia (MODI)  dalam kemasan.

Siaran TV Digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel.

Segera beralih ke siaran TV Digital. tidak perlu kuota internet atau biaya langganan untuk menontonnya.

Untuk diketahui, di Indonesia, migrasi dari TV Analog ke TV Digital dilakukan secara bertahap.

Dalam Permenko Nomor 6 Tahun 2021, ada 5 tahap penghentian siaran televisi analog:

Tahap I: paling lambat 17 Agustus 2021

Tahap II: paling lambat 31 Desember 2021

Tahap III: paling lambat 31 Maret 2022

Tahap IV: paling lambat 17 Agustus 2022

Tahap V: paling lambat 2 November 2022 (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here