BI NTB Mencatat 44.051 Pengguna Baru QRIS

Foto : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Heru Saptaji (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat pembayaran digital Quick Response Code Indonesian (QRIS) tumbuh dengan penambahan 44.051 pengguna terdaftar baru.

“Mencapai 14,68% target QRIS untuk tahun 2022 untuk Provinsi NTB,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Heru Saptaji, Rabu 18 Mei 2021.

Dikatakan, hal ini harus menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk Go Digital karena masyarakat telah banyak yang melakukan shifting menuju digital payment.

“Sejalan dengan kondisi tersebut dan dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas daya saing UMKM, Bank Indonesia senantiasa terus mendorong akselerasi transformasi digital UMKM untuk masuk ke ekosistem digital dalam upaya meningkatkan pemasaran dan penjualan produknya,” kata Heru

Menurutnya, transaksi digital adalah harapan masa kini dan ke depan. Selama tahun 2021, transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja online, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.

“Nilai transaksi digital banking meningkat 45,64% (yoy) menjadi Rp39.841,4 triliun, dan diproyeksikan tumbuh 24,83% (yoy) mencapai Rp49.733,8 triliun untuk tahun 2022,” terangnya

Transaksi QRIS juga terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Bank Indonesia, nominal transaksi QRIS naik empat kali lipat pada Februari 2022 atau mencapai Rp 4,5 triliun.

“Hal ini didukung dengan 15,7 juta merchant yang sudah menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran dalam transaksi usahanya,” tuturnya

“Di samping itu, pada saat perhelatan MotoGP yang lalu, menunjukkan bahwa 82% masyarakat yang bertransaksi menggunakan metode pembayaran digital,” kata Heru menambahkan (De)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here