Gus Muhaimin Minta Pemerintah Segera Ambil Tindakan Nyata Menekan Harga Minyak Goreng

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyambut baik disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang diteken Presiden Joko Widodo tertanggal 2 September 2021
Foto : Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (MetroNTB/Dok PKB)

Jakarta, MetroNTB.com – Melambungnya harga minyak goreng di Tanah Air membuat emak-emak dan para pedagang kecil menjerit.

Bahkan, puluhan ribu pemilik warteg yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) mengancam akan menaikkan harga dagangannya jika sampai akhir Januari ini harga minyak goreng tidak kunjung turun.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin mengungkapkan melambungnya harga minyak goreng yang sudah berlangsung cukup lama, sangat memberatkan usaka kecil mikro dan menengah (UMKM), termasuk ibu-ibu rumah tangga.

”Saya mendapatkan banyak keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga minyak goreng ini,” ungkapnya melalui keterangan tertulis yang diterima, Rabu 12 Januari 2021

Ketum DPP PKB itu menilai ada yang aneh karena momentum Natal dan Tahun baru juga sudah lewat.

“Kok hingga saat ini harga minyak gioreng masih cukup tinggi,” cetusnya

Saat ini, harga minyak goreng eceran rata-rata sekitar Rp20.900. Namun, harga di sejumlah daerah berbeda-beda, ada yang tembus Rp25.000-26.000/kg.

Gus Muhaimin mengatakan mahalnya harga minyak ini memang dipengaruhi harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) internasional.

Kendati begitu, harus ada solusi cepat agar harga minyak goreng kembali stabil. Misalnya dengan operasi pasar atau langkah-langkah strategis lainnya.

”Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama, kasihan rakyat kecil. Mereka baru mencoba bangkit setelah lama hidup dalam kesulitan karena pandemi. Ini baru mencoba bangkit sudah harus dihadapkan pada masalah mahalnya harga minyak goreng. Mohon pemerintah segera mengambil Tindakan nyata yang bisa menekan harga minyak goreng,” tuturnya

Gus Muhaimin juga mengatakan, instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menstabilkan harga minyak goreng di dalam negeri harus segera ditindaklanjuti oleh Menteri Perdagangan.

”Pokoknya ini haruys dicarikan solusi secepat mungkin agar rakyat tidak terlampau lama kesulitan harena harga minyak goreng,” imbuhnya (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here