BI dan Asisten II Bahas Pembayaran Digital di Kota Bima

Foto : Manager Digitalisasi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTB Rahmad Riyanto bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, H Ahmad membahas digital payment atau pembayaran elektronik yang akan diterapkan di Kota Bima, Rabu, 26 Januari 2022 (MetroNTB/Ist)

Kota Bima, MetroNTB.com – Manager Digitalisasi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTB Rahmad Riyanto bersama Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, H Ahmad membahas digital payment atau pembayaran elektronik yang akan diterapkan di Kota Bima, Rabu, 26 Januari 2022.

“Pembayaran digital ini nantinya akan dilakukan untuk pembayaran retribusi parkir, pasar dan retribusi sampah,” ujar Rahmad melalui keterangan tertulis yang diterima MetroNTB.com, Kamis 27 Januari 2022

Dikatakan, untuk retribusi parkirnya sendiri, harus dipastikan dengan jelas titik-titik parkir di Kota Bima.

Berkaca dari Kota Mataram, sistem yang sederhana tapi memberikan dampak yang signfikan. Kota Mataram sebagai salah satu pionir dalam penerapan parkir non tunai berbasis QRIS (QR Code Indonesian Standard).

“Oleh karena itu, kita memberikan akses juru parkir dalam memanfaatkan pembayaran elektronik ini untuk mendukung program nasional inklusi keuangan. Untuk transfer bagi hasil, mereka diwajibkan memiliki rekening tabungan,” tutur Rahmad

Menganggapi hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, H Ahmad akan memastikan kembali titik-titik parkir yang ada di Kota Bima.

“Hal ini nantinya akan bersinergi dengan OPD terkait salah satunya Dinas Perhubungan Kota Bima,” jawabnya

Ia menuturkan bahwa pembayaran parkir secara non tunai ini memang menawarkan peluang yang sangat baik untuk peningkatan pendapatan daerah.

“Namun tentu saja hal ini menjadi PR bagi Pemerintah Kota Bima untuk mengedukasi masyarakat tentang pembayaran digital tersebut,” cetusnya

“Semua ini tergantung dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan penghasilan daerah dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Bima,” kata Ahmad menambahkan

Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan Dinas Koperasi dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Ekonomi serta Perwakilan Pertamina. (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here