Usung Konsep E-Formula, Ini Mobil Listrik Karya SMK 3 Mataram Y

SMKN 3 Mataram menjadi satu satunya Sekolah Menengah Kejuruan yang mendapat undangan dari BRIN untuk ikut memamerkan hasil karyanya pada ajang yang bertaraf nasional
Foto : Dua siswa SMKN 3 Mataram Giska Arya Aryanto dan I Gede Swastika bersama Guru Pembimbing Hadi Kurniawan saat menunjukkan Mobil listrik karya SMKN 3 Mataram, R-One SMEKTI (MetroNTB/Ian)

Mataram, MetroNTB.com – Mengusung konsep mobil E-Formula, Mobil listrik karya SMKN 3 Mataram, R-One SMEKTI yang tampil pada acara Indonesia Motor Show (IEMS) 2021 di Tangerang beberapa waktu lalu.

Acara yang dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Serpong Tangerang.

SMKN 3 Mataram menjadi satu satunya Sekolah Menengah Kejuruan yang mendapat undangan dari BRIN untuk ikut memamerkan hasil karyanya pada ajang yang bertaraf nasional tersebut.

Dua siswa SMKN 3 Mataram Giska Arya Aryanto dan I Gede Swastika yang ikut dalam acara tersebut mengaku bangga dengan hasil karyanya yang bisa dipamerkan diajang pameran Nasional.

“Kami bangga, karnakan kami satu-satunya SMK se-Indonesia yang diundang,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan, Kamis 02 Desember 2021.

Sementara, Kepala sekolah SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad mengungkapkan kebanggan kepada anak-anak didiknya yang ikut ambil bagian pada event yang bertaraf nasional. Pihaknya akan terus mengejar kompetensi para siswa agar tau teknologi masa depan.

“Anak-anak kita mulai sekarang harus faham teknologi yang akan datang sepuluh dua puluh tahun lagi, pasti akan berganti dengan teknologi-tenolog listrik ini,” tuturnya

Untuk pengembangan selanjutnya, dia akan terus berkolaborasi dengan mitranya di sektor industri dan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Tentunya kita terus berkolaborasi dengan mitra kami di industri yaitu di PLN dan pemerintah provinsi NTB untuk mengembangkan dan meriset kembali kendaraan listrik yang dikembangkan oleh siswa dan guru-guru kami,” ucap Ruju

Guru Pembimbing Hadi Kurniawan menerangkan spesifikasi mobil tersebut merupakan konversi dari teknologi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik.

“Mobil tersebut memiliki spesifikasi dengan kapasitas motor penggerak 5 KW, dengan kapasitas baterai 72 V/100ah dan tenaga disalurkan ke sistem penggerak depan 4 kecepatan, memiliki kemampuan kecepatan 50 – 60 km/h dengan jarak tempuh mencapai 90 km,” terangnya (Ian/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here