TKSK Minta Penghapusan 14 Agen Penyalur BPNT Ditunda

Dinas Sosial Lombok Tengah telah mengusulkan untuk menghapus 48 agen BRI-Link sebagai penyalur BPNT
Foto : sisten Menager Bisnis Mikro Bank BRI Dewe Gde Sugite (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) meminta penghapusan 14 agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ditunda.

Asisten Menager Bisnis Mikro Bank BRI Dewe Gde Sugite ditanya, terkait dengan alasan TKSK meminta untuk ditunda penghapusan kepada 14 agen, pihaknya mempersilahkan konfirmasi ke Dinas Sosial Lombok Tengah

“Silahkan pelungguh (anda, red) konfirmasi ke Dinsos nggih (ya, red). TKSK berada dibawah Dinsos. Jadi kami tidak tahu alasan mereka,” akui Sugite saat dikonfirmasi MetroNTB.com

Selain itu, adanya permintaan dari TKSK untuk menunda penghapusan menu Bansos kepada agen, pihaknya berdalih belum ada waktu dari TKSK dan BRI untuk datang melakukan penghapusan pada 15 agen.

“Gagal system dan akan dicoba kembali melakukan penghapusan terhadap tiga  agen,” tuturnya

Adapun agen yang diusulkan untuk dilakukan penghapusan menu Bansos tersebar di beberapa Kecamatan

“Kecamatan Praya Timur, Pujut, Pringgarata, Jonggat, Batukliang, Batukliang Utara, Kopang, Praya Barat, Praya Barat Daya dan Praya Tengah,” ungkap Sugite (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here