RSUD NTB Raih Peringkat Terbaik Keterbukaan Informasi Publik 2021

Foto : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB kembali berhasil meraih peringkat terbaik Keterbukaan Informasi Publik tingkat Provinsi NTB tahun 2021 dengan nilai yang hampir sempurna (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB kembali berhasil meraih peringkat terbaik Keterbukaan Informasi Publik tingkat Provinsi NTB tahun 2021 dengan nilai yang hampir sempurna.

RSUD NTB meraih peringkat pertama keterbukaan informasi publik kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB dengan nilai 97,46.

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah, kepada Direktur RSUD NTB, Lalu Herman Mahaputra pada acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB 2021 di Hotel Grand Legi Mataram, Kamis, 9 Desember 2021.

Peringkat pertama keterbukaan informasi publik yang diraih RSUD NTB merupakan ketiga kalinya.

Direktur RSUD NTB, Lalu Herman Mahaputra, mengatakan peringkat terbaik keterbukaan informasi publik yang diraih tak lepas dari kerja keras Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD NTB.

Dokter Jack – sapaan akrab Direktur RSUD NTB ini mengatakan meraih peringkat terbaik memang mudah. Tetapi untuk mempertahankannya jauh lebih sulit.

“Memang meraih peringkat terbaik lebih mudah dari mempertahankan. Itu PR saya ke depan. Yang jelas kegiatan ini luar biasa. Ke depan agar semua terutama pelayanan publik harus seperti ini. Sesuai slogan “Kalau Terbuka Kenapa Harus Tertutup,” kataNYA

Selain terus berusaha meningkatkan keterbukaan informasi publik di RSUD NTB. Dokter Jack mengatakan dirinya juga akan mendorong seluruh rumah sakit di NTB agar lebih komunikatif dalam memberikan pelayanan informasi kepada seluruh masyarakat.

“Karena sebenarnya banyak layanan-layanan di rumah sakit itu masyarakat tidak tahu. Kita sebagai badan publik harus membuka diri dan memberikan informasi seluas-luasnya,” kata Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) NTB ini.

Pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi yang diraih dan meningkatkan pelayanan informasi kepada maayarakat di RSUD NTB.

Selain PPID sebagai wadah mengakses informasi di RSUD NTB, Dokter Jack mengatakan pihaknya juga sudah membuka layanan kepada masyarakat yaitu Provincial Command Center (PCC).

Dalam era digital saat ini, tidak boleh ada informasi yang tidak diketahui masyarakat.

“Itu harus diberikan ke masyarakat. Baik buruknya kita sampaikan ke masyarakat. Dan itu menjadi masukan bagi kita di rumah sakit,” tuturnya

Ditambahkan, tidak boleh ada yang alergi terhadap kritikan dari masyarakat.

“Semua kritikan yang membangun dari masyarakat dijadikan masukan untuk membenahi pelayanan kepada masyarakat,” cetusnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here