Pengawas Ketenagakerjaan Diminta Kedepankan Pembinaan

Foto : Suasana gelar kasus hasil pemeriksaan khusus menindaklanjuti laporan pekerja keamanan pada salah satu perusahaan penyedia jasa tenaga kerja keamanan yang diduga menggelapkan dana iuran Jamsostek, di kantor BPJamsostek Cabang Mataram di Mataram, Selasa 14 Desember 2021

Mataram, MetroNTB.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi saat membuka gelar kasus hasil pemeriksaan khusus menindaklanjuti laporan pekerja keamanan pada salah satu perusahaan penyedia jasa tenaga kerja keamanan yang diduga menggelapkan dana iuran Jamsostek, di kantor BPJamsostek Cabang Mataram di Mataram, Selasa 14 Desember 2021

Kegiatan gelar kasus yang dihadiri Kapala BPJamsostek NTB Adventus Edison Souhuwat, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Edy Gole bersama para pejabat fungsional pengawas.

“Saya minta para petugas dilapangan lebih mengedepankan upaya pembinaan dan pendekatan preventif. Mungkin manejemen perusahaan karena lalai atau belum memahami aturannya, sehingga perlu sosialisasi dan edukasi terlebih dahulu,” tegas Aryadi

Menurutnya, melalui pendekatan yang humanis seperti itu, lama kelamaan akan terjalin saling pengertian dan tercipta hubungan industrial yang hormonis dan berkeadilan.

Disatu sisi perusahaan yang memperlakukan pekerjanya dengan baik, memberikan jaminan perlindungan sosial dan hak hak pekerja, akan meningkatkan kinerja pegawai, yang pada gilirannya menguntungkan perusahaan dalam mencapai kemajuan pesat.

Penegakan Hukum Upaya Terakhir

“Namun jika langkah-langkah pembinaan sudah maksimal dilakukan, tapi tetap saja perusahaan tertentu tidak punya itikad baik untuk melaksanakan kewajibannya, maka langkah tegas harus dilakukan agar ada efek jera atas perbuatan mereka,” imbuhnya

Aryadi meminta para petugas pengawas ketenagakerjaan untuk melengkapi alat bukti yang kuat untuk membawa suatu kasus bisa diselesaikan melalui jalur hukum.

Sementara, Kapala BPJamsostek NTB Adventus Edison Souhuwat menakui bahwa ada perusahaan nunggak yang akan dilakukan tindaklanjuti bersama pengawas Sumbawa dan petugas Penhawa dan pemeriksa  BPJamsostek.

“Sementara lagi atur langkah-langkah yang akan diambil ke depan mengingat sudah dilakukan kunjungan dan pembinaan tapi tidak menyelesaikan kewajibannya sedangkan sudah dilakukan pemotongan iuran dari pekerja,” kata Adventus saat dikonfirmasi (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here