Pemda Lobar dan Bea Cukai Gelar ‘Gowes’ Kempanye Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bea Cukai Mataram menggalakkan kampanye gempur rokok illegal melalui gowes bareng dengan komunitas road bike dan masyarakat, Minggu, 05 Desember 2021
Foto : Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid bersama Kepala Seksi Perbendaharaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Mataram Iwan Mardiwinarso dan panitia gowes saat memberikan hadiah kepada peserta yang mendapatkan undian, Minggu 5 Desember 2021 (MetroNTB/Ian)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bea Cukai Mataram menggalakkan kampanye gempur rokok illegal melalui gowes bareng dengan komunitas road bike dan masyarakat, Minggu, 05 Desember 2021.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan kegiatan dalam rangka mensosialisasikan beberapa program dari pemerintah terkait dengan cukai rokok.

“Ini penting, karena sangat terkait dengan pendapatan negara yang dipakai untuk membangun deposito, membangun sumber daya dan membangun kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang lain,” ungkapnya

Ia mengingatkan pentingnya bagi masyarakat untuk saling mengingatkan terkait dengan dampak dari Rokok Ilegal.

“Gempur rokok ilegal sangat penting untuk kita bersama-sama sadar dan ikut berusaha  memberikan penyadaran kepada siapapun yang melanggar,” tegasnya

Dikatakan, pengenaan cukai bukan hanya ada pada rokok, namun juga dari tembakau iris yang dijual secara ecer dan minuman beralkohol.

“Penerapan cukai ini tidak hanya pada rokok, namun juga dikenakan pada minuman beralkohol, tembakau eceran yang sudah dikemas, liquid vapour yang mengandung tembakau dan produk kena cukai lainnya,” kata Fauzan

Kepala Seksi Perbendaharaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Beacukai Mataram Iwan Mardiwinarso mengatakan sosialisasi sangat diperlukan untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat, mana rokok yang ilegal dan yang legal.

“Ini sangat perlu karena ilegal akan menghambat program perekonomian dan akan mengganggu roda perekonomian,” tuturnya

Iwan menyebutkan rokok Ilegal sangat berdampak terhadap keuangan negara karena sistem pasarnya yang tidak terpantau.

“Selain keuangan negara, pemasarannya juga tidak terpantau. Sehingga kemungkinan masuk ke anak-anak kecil, pemasarannya bukan perokok itu sangat merugikan,” cetusnya

Peserta gowes diberikan kupon undian yang kemudian diundi untuk diberikan berbagai jenis hadiah yang sudah disiapkan oleh panitia acara.

Gowes yang diikuti ribuan masyarakat Lombok Barat dan berbagai komunitas itu diberangkatkan pukul 07.00 Wita dari Kantor Bupati. Dengan rute Gerung-Lembar finish di Desa Wisata Pantai Cemara. Menempuh jarak sekitar 11 km (Ian/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here