Lombok Tengah Usulkan Kenaikan UMK Sebesar 1,1 Persen Tahun 2022

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 sebesar sebesar 1,1 persen atau Rp. 24.225 dari tahun 2021
Foto : Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah Karyawan (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 sebesar sebesar 1,1 persen atau Rp. 24.225 dari tahun 2021.

“UMK kita tahun 2021 sebesar 2.192.987 dan tahun 2022 kita usulkan untuk naik menjadi Rp. 2.217.212 dan ini lebih tinggi Rp. 10.000 dari UMP Provinsi,” ungkap Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah Karyawan

Ia menjelaskan adapun syarat untuk mengajukan kenaikan UMK adalah  jika UMK Kabupaten lebih besar dari UMP Provinsi.

“Kalau misalkan UMK lebih rendah dari UMP, maka tidak boleh mengusulkan kenaikan UMK. Boleh mengusulkan apabila UMK lebih tinggi dari UMP,” terang Karyawan

Adanya pengusulan kenaikan UMK ini tidak ada hubungannya dengan event-event besar seperti IATC dan Word Superbike yang digelar di Loteng beberapa pekan yang lalu.

“Pengusulan kenaikan UMK ini tidak ada kaitan dengan event besar yang ada di Loteng,” tegasnya

Berdasarkan data terakhir dari bulan Desember 2019 lalu, di Loteng ada sekitar 750 perusahaan. “Sekitar 750 perusahaan yang ada di Loteng,” kata Karyawan menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here