Investasi Besar Program Kartu Prakerja pada Layanan Aduan Konsumen

Foto : Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebutkan sebagai institusi yang menyatakan diri sebagai layanan start up pemerintah pertama di Indonesia, program Kartu Prakerja melengkapi diri dengan semua aspek, termasuk untuk urusan pengaduan bagi masyarakat pengguna (MetroNTB/Ist)

Jakarta, MetroNTB.com – “Layanan live chat di contact centre Kartu Prakerja bagus sekali. Fast respon. Penjelasannya to the point dan tepat sasaran, tidak membuat saya panik. Terima kasih ya…”

Testimoni itu datang dari Leoba Agustini Sudarsih, penerima Kartu Prakerja Gelombang 20 dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Awalnya Leoba bertanya tentang info rekening atau e-wallet agar bisa upgrade atau KYC.

Suara lain datang dari Sistanto Purnomo penerima Kartu Prakerja Gelombang 19 yang menyampikan kendala membeli pelatihan. Sistanto memberi apresiasi, bahwa selain ramah, respon layanan konsumen (customer service) di nomor contact center Kartu Prakerja sangat cepat.

“Jawabannya tidak bertele-tele dan sangat solutif. Saya merasa sangat terbantu,” kata Sistanto yang berasal dari dari Duren Sawit, Jakarta Timur.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebutkan sebagai institusi yang menyatakan diri sebagai layanan start up pemerintah pertama di Indonesia, program Kartu Prakerja melengkapi diri dengan semua aspek, termasuk untuk urusan pengaduan bagi masyarakat pengguna.

Di program Kartu Prakerja, layanan berlangsung end to end secara digital. Dari mulai pengumuman, pendaftaran peserta, seleksi, informasi, pelaksanaan dan evaluasi pelatihan, hingga insentif kepada penerima program.

Semua berlangsung dalam jaringan (daring), tanpa perlu pertemuan tatap muka dan menyerahkan surat secara fisik.

“Kami melakukan inovasi dan investasi besar di dalam layanan contact center. Ini semua agar kami bisa mendengarkan keluhan dari peserta Kartu Prakerja, dan itu digunakan untuk input memperbaiki program,” kata Denni peluncuran hasil studi ‘Impact Evaluation of Kartu Prakerja’, baru-baru ini.

Doktor ekonomi lulusan University of Colorado at Boulder, Amerika Serikat, ini menjelaskan, layanan contact center Kartu Prakerja punya tiga kanal, yakni live chat, hotline telpon bebas pulsa di 0800-150-3001, serta webform atau formulir pengaduan.

“Tiga platform layanan ini semua bersifat aman dan rahasia. Setelah melalui tahapan verifikasi oleh staf contact center, maka informasi dan bantuan akan diberikan kepada Sobat Prakerja, dan data yang telah diberikan akan dijaga kerahasiaannya,” jelas Denni (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here