Ikatan Mahasiswa Papua Mataram Gelar Mubes dan Diskusi Publik

Foto : Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Mataram ke – IV menggelar Musyawarah Besar (MUBES) ke IV yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik dengan tema "Rusaknya Generasi Hancurlah Masa Depan Bangsa" dan Sub Tema "Bahaya Narkoba, Pengaruh Medsos dan Pernikahan Dini", Jum’at 3 Desember 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Mataram ke – IV menggelar Musyawarah Besar (MUBES) ke IV yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik dengan tema “Rusaknya Generasi Hancurlah Masa Depan Bangsa” dan Sub Tema “Bahaya Narkoba, Pengaruh Medsos dan Pernikahan Dini”, Jum’at 3 Desember 2021

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubdit III Dit. Res Narkoba Polda NTB, AKBP AA. Gede Agung, Seksi Sarana dan Pelayanan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Mataram, Afif Fauzi, Ketua Pusat Bantuan Hukum Mangandar, Yan Mangandar Putra, Kadispora NTB, Surya Bahari, Ketua IMAPA Mataram, Emanuel Wandikbo, Ketua OKP se Kota Mataram.

Ketua Panitia Robertus Kosama menjelaskan terkait dengan tema yang diangkat karena sering terjadi di masyarakat khususnya di Provinsi NTB.

“Sebagai generasi muda harus berani dan jeli melihat permasalahan ini dengan tujuan untuk menyelematkan generasi penerus bangsa,” ujarnya

Ketua IMAPA Mataram Emanuel Wandikbo menyampaikan bahwa kegiatan Mubes IMAPA Mataram akan diawali dengan kegiatan diskusi publik.

Kegiatan diskusi kali ini mengangkat tema Bahaya Narkoba, Pengaruh Medsos dan Pernikahan Dini yang mana diharapkan masa depan generasi muda untuk menjadi lebih baik lagi.

Kadispora NTB Surya Bahari menyebutkan pihaknya sangat mendukung organisasi kepemudaan seperti ini.

“Kami sangat mendukung apalagi kegiatan ini berhubungan dengan Dispora terkait dengan kepemudaan. Diharapkan kembalinya nanti ke Papua agar membawa keahlian khusus yang dipelajari di Kota Mataram untuk diterapkan di Papua,” harapnya

Kasubdit III Dit. Res Narkoba Polda NTB, AKBP AA. Gede Agung berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan, ada tiga point yang diamanatkan oleh undang-undang yaitu melalui kegiatan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi.

“Bagaimana masyarakat harus ikut andil dalam hal pencegahan tindak pidana Narkotika dalam memberikan edukasi kepada masyarakat lainnya khususnya generasi muda tentang efek dan bahaya Narkoba untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa,” imbuhnya (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here