Dinsos Loteng Usulakan 48 Agen Dihapus, BRI : Baru dua terealisasi

Dinas Sosial Lombok Tengah telah mengusulkan untuk menghapus 48 agen BRI-Link sebagai penyalur BPNT
Foto : sisten Menager Bisnis Mikro Bank BRI Dewe Gde Sugite (MetroNTB/Zan)

 Lombok Tengah, MetroNTB.com – Dinas Sosial Lombok Tengah telah mengusulkan untuk menghapus 48 agen BRI-Link sebagai penyalur BPNT.

“Surat dari Dinsos sudah kami terima terkait pengusulan untuk menghapus program BPNT dari 48 agen,” ungkap Asisten Menager Bisnis Mikro Bank BRI Dewe Gde Sugite

Ia menjelaskan untuk melakukan penghapusan program pada agen, sudah punya petugas yang bisa menghapus. Petugas BRI akan didampingi oleh TKSK Kecamatan untuk melakukan penghapusan.

“BRI sudah ada kesepakatan dengan Dinsos. Kami di BRI ada lima petugas dan sampai saat ini dari 48 agen yang diusulkan baru dua agen yang sudah dihapus programnya,” tutur Sugite

Pihaknya mengakui ada beberapa kendala, sehingga saat ini semua agen yang diusulkan belum tuntas untuk dihapus programnya.

“Salah satunya karena ada salah satu wilayah yang tidak berani untuk didatangi petugas karena rawan,” katanya

“Petugas dari BRI dan TKSK juga belum bisa bertemu karena mungkin ada kesibukan masing – masing. Kadang dari pihak BRI bisa tapi tim dari Dinsos yang tidak bisa turun kelapangan, begitu juga sebaliknya,” terang Sugite

Ia berjanji, 48 agen yang diusulkan untuk dihapus programnya bansosnya ini akan segera untuk dituntaskan

“Saya berharap dari Dinsos juga memberikan sosialisasi kepada agen yang bermasalah dan yang sudah diusulkan karena agen – agen ini juga tidak tau bahwa menu bansosnya akan dihapus,” kata Sugite menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here