BPPW NTB Serah Terima Sanitasi LPK II dan III Pulau Lombok

Foto : Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB)

Mataram, MetroNTB.com – Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) melakukan serah terima Barang Milik Negara (BMN) Program Sarana dan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) Tahap II dan III untuk 5 Kabupaten/Kota di Pulau Lombok Tahun Anggaran 2021.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala BPPW NTB Ika Sri Rejeki, PPK Sanitasi Lalu Wira Hariyadi, Kepala Satker Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah Aprialely Nirmala, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam H Haryadi Iskandar, Kakanwil Kemenag Kab Lombok Barat H Jalalussayuti, Kakanwil Kemenag Kab Lombok Tengah H Zamroni Azis.

Selain itu, hadir juga Kakanwil Kemenag Kab. Lombok Timur H. Sirojudin, Kakanwil Kemenag KLU H M Ali Fikri, Kakanwil Kemenag Kota Mataram H Muhammad Amin para Pimpinan Lembaga Pendidikan Keagamaan, Para Ketua Tim Pelaksana, Tim Monev BPPW NTB dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

Kepala BPPW NTB Ika Sri Rejeki menjelaskan serah terima Barang Milik Negara (BMN) berupa Sarana dan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) atau Pondok Pesantren.

“Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Kementerian PUPR. Jadi, di sini bapak/ibu tidak ada pungutan atau penarikan dana ya. Kami disini sudah ada anggarannya dan Ponpes yang melaksanakan, jadi disini pelaksanaanya dilaksanakan swakelola oleh yayasan dari Ponpes tesebut,” ujarnya

“Perlu diketahu bapak/ibu jadi mohon bapak/ibu member tahu kami jika ada anggota kami yang meminta minta ya, itu menjadi perhatian bahwa kami tidak ada pungutan apapun untuk diperhatian selanjutnya,” terang Ika Sri

Kegiatan dikelola swakelola bertujuan untuk menggerakkan perekonimian masyarakat sekitar Ponpes. Dalam pelaksanaannya melibatkan masyarakat, sehingga perekomomian ataupun dampak Covid-19 ini tidak terasa dimasyarakat.

“Dan juga perlu diketahui bahwa total sarana dan prasarana sanitasi di Ponpes seluruhnya itu di tahun 2021 ini sebanyak 242 lokasi dan sebelumnya kami sudah melaksanakan serah terima dan 84 lokasi kita laksanakan serah terima,” tuturnya

Ika Sri juga meminta pasca pembangunan untuk melakukan pemeliharaan. “Jadi, mohon pengelola untuk benar-benar ditegakkan disiplin untuk kebersihan.

Ia juga mengatakan bahwa tujuan pembangun ini untuk meningkatkan kualitas santrian dan santriwati terhadap kebersihan dan kesehatan.

“Dengan adanya santri yang hidup bersih akan bisa melahirkan santri yang intelektual dan berintegritas,” kata Ika Sri (Mn/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here