APKLI Nobatkan Gubernur NTB Jadi Bapak Pedagang Kaki Lima

Foto : Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (DPP APKLI) menobatkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah sebagai bapak pedagang kaki lima (MetroNTB/Humas)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (DPP APKLI) menobatkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah sebagai bapak pedagang kaki lima.

Penobatan tersebut dilakukan saat Gubernur menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Senggigi Lombok Barat, Sabtu 11 Desember 2021

“Mohon ini dapat diterima Pak Gubernur dengan ikhlas,” kata Ketua Umum DPP APKLI Ali Mahsun yang disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan yang hadir.

Ali Mahsun pun menitipkan pesan ke pemerintah, agar jangan lagi ada penggusuran PKL di seluruh Indonesia dengan dalih apapun.

“PKL juga memiliki hak yang dijamin konstitusi untuk menjalankan aktivitas ekonomi dan mendapatkan penghidupan yang layak,” cetusnya

Ia menekankan, tanpa nurani dari para pemimpin, cita-cita Indonesia adil dan makmur muskil untuk dicapai.

Sementara, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyatakan dirinya siap menerima penetapan sebagai “Bapak Pedagang Kaki Lima.”

Gubernur menyampaikan agenda-agenda besar di NTB dalam beberapa tahun mendatang.

“Paling dekat adalah agenda MotoGP yang akan digelar pada Maret tahun depan,” katanya

Dikatakan, diawali pula dengan sesi latihan resmi yang akan digelar pada pertengahan Februari 2022. Sementara setelah itu, akan ada pula event MXGP, yakni ajang balap motorcross internasional.

“Untuk MXGP sedang kita upayakan jalannya bagaimana bisa digelar di Pulau Sumbawa,” tuturnya

Gubernur mengakui tantangan akan sangat besar. Mengingat fasilitas akomodasi di Pulau Sumbawa tidak sekomplet di Pulau Lombok.

“Sementara MXGP adalah ajang balap internasional yang juga memiliki standar-standar tinggi dalam penyelenggaraannya,” katanya

Peluang Mandalika menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang balap jet darat Formula Satu.

Saat ini, Bang Zul mengatakan tim dari NTB tengah berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk menggelar pertemuan dengan penyelenggara F1 dan menjadi pembuka jalan bagi NTB untuk menjadi host Formula Satu.

“Paling lambat kata Gubernur hal itu akan mewujud pada 2024,” cetusnya

“Event-event besar yang akan ada di NTB akan dinikmati pula dampaknya oleh para pelaku pedagang kaki lima di Bumi Gora,” katanya menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here