Waspada Penipuan ! PATUH NTB Mencatat 56 Travel PPIU Beizin

Persatuan Travel Haji Dan Umroh (PATUH) NTB mencatat dari 900 jumlah travel Penyelenggaran Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terdapat 35 travel yang sudah mendapatkan izin dari Kementerian Agama (Kemenag)
Foto : Suasana silaturrahim bersama Travel Penyelenggaran Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang sudah mendapatkan izin dari Kementerian Agama (Kemenag), di Hotel Santika Mataram

Mataram, MetroNTB.com – Persatuan Travel Haji Dan Umroh (PATUH) NTB mencatat dari 900 jumlah travel Penyelenggaran Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terdapat 56 travel yang sudah mendapatkan izin dari Kementerian Agama (Kemenag).

“Hanya 56 travel yang sudah resmi,” ungkap Ketua Dewan Penasehat PATUH NTB, TGH Muharrar Iqbal saat di temui usai silaturrahim bersama Travel Penyelenggaran Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang sudah mendapatkan izin dari Kementerian Agama (Kemenag), di Hotel Santika Mataram, kemarin

Ia menjelaskan sejak pemerintah Saudi Arabia memperbolehkan jamaah untuk melaksanakan umrah sampai saat ini belum satu pun travel yang berani memberangkatkan jamaahnya, baik yang tergabung dalam HIMPUH dalam skala nasional maupun PATUH dalam skala local.

“Ini disebabkan karena belum singkronnya regulasi yang dikeluarkan pemerintah Indonesia berkaitan dengan vaksin yang digunakan,” tuturnya

Di Saudi Arabia sendiri, lanjutnya Mukimin (warga Saudi) yang balik dari luar negeri apabila sudah vaksin menggunakan Moderna lebih cepat diterima tanpa karantina.

“Sementara jamaah Indonesia yang akan berangkat umrah walaupun sudah vaksin menggunakan Sinovac, Astrazaneka dan Pfeizar diharuskan tes PCR dan karantina sebelum berangkat dan setelah tiba di Saudi Arabia,” keluhnya

“Untuk itu, kepada calon jamaah umrah diharapkan untuk bersabar,” pinta Tuan Guru Muharrar

Penulis Buku Fiqih Lalu Lintas itu menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pemberangkatan bagi jamaah umrah di NTB. Ia meminta masyarakat untuk waspada terhadap iming-iming pemberangkatan cepat bagi jamaah.

“Waspada terhadap iming-iming pemberangkatan cepat, dipastikan itu adalah penipuan. Sampai saat ini semua travel umrah belum berani menghadirkan brosur, regulasi yang belum jelas dari pihak yang berwenang,” tegasnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here