TPST Desa Senteluk Lombok Barat Diresmikan

Foto : Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) NTB Ika Sari Rezeki bersama Bupati Lombok Barat saat memotong vita sebagai tanda diresmikan TPST Desa Senteluk, Selasa 23 November 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Lombok Barat resmi beroperasi.

Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) NTB Ika Sri Rezeki bersama Bupati Lombok Barat menandatangani serah terima yang beberapa Kepala OPD, Kades dan tokoh masyarakat setempat, bertempat di halaman TPST Desa Senteluk, Selasa 23 November 2021.

“Adapun nilai kontrak proyek ini yang sebesar Rp 6.166.749.970,” tutur Ika Sri

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan meliputi pembangunan kantor, biodegeser, ruang terang, ruang gelap, area pengomposan beserta alat pengolahan sampah, pembangunan pos satpam dan pekerjaan taman halaman.

“TPST dibangun di tanah milik Pemda seluar 40 are dengan kapasitas daya tampung sebanyak 80m3/hari atau 13,5 ton/hari,” terang Ika Sri

Dikatakan, adapun target layanan untuk  9 desa se-Kecamatan Batulayar di antaranya Desa Senteluk, Sandik, Meninting, Batulayar Barat, Bengkaung dan Desa Pusuk Lestari dengan sasaran 64.115 7Jiwa atau 12.823 Kepala Kelurga (KK).

“Dari target 9 Desa tersebut ada layanan prioritas atau uji coba dari 40.858 Jiwa atau 8.171 Kk yakni dari Desa Senteluk, Sandik, Batulayar, dan Desa Meninting,” katanya

Ika Sri berharap hdengan terbangunnya TPST Desa Senteluk dapat menjadi pilot project pengolahan sampah di Kabupaten Lombok Barat.

“Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat membantu pemerintah dalam kegiatan pengelolaan sampah,” imbuhnya

Sementara, Bupati Fauzan Khalid menyebutkan persoalan sampah bukan hanya di Kabupaten Lombok Barat tetapi menjadi probelm nasional.

“Biaya mengelola sampah itu tidak sedikit. Jika kost sampah ini dibantu dengan kesadaran masyarakat, maka masalah sampah ini kecil,” ungkapnya

Oleh karena itu, Fauzan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementrian PUPR melalui Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah NTB dengan telah dibangunnya TPST dengan nilai pagu angggaran Rp 8 milliar.

“Pembangunan TPST tahun ini ada dua yakni di Desa Senteluk dan di Desa Lingsar,” sebutnya

Ditambahkan, untuk TPST Desa Senteluk dibangunkan oleh Kementrian PUPR melalui Kepala Balai dengan pagu Rp 8 Milliar.

“Kemudian di Kecamatan Lingsar dibantu oleh Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dengan pagu sekitar Rp 4 milliar,” kata Fauzan menambahkan (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here