Toko Bangunan Lokal Tidak Dilibatkan Jadi Penyuplai Material Sintung Park

Pemerintah Desa (Pemdes) Sintung, Kecamatan Pringgerat melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas, Camat, kontraktor, konsultan terkait tidak terakomodirnya toko bangunan lokal pengerjaan proyek Sintung Park yang menghabiskan anggaran sekitar 4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Foto : Pemerintah Desa (Pemdes) Sintung, Kecamatan Pringgerat melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas, Camat, kontraktor, konsultan terkait tidak terakomodirnya toko bangunan lokal pengerjaan proyek Sintung Park yang menghabiskan anggaran sekitar 4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Toko bangunan lokal tidak dilibatkan dalam pengerjaan proyek Sintung Park.

menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Sintung, Kecamatan Pringgerat melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas, Camat, kontraktor, konsultan terkait tidak terakomodirnya toko bangunan lokal pengerjaan proyek Sintung Park yang menghabiskan anggaran sekitar 4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Desa Sintung Herman yang dikonfirmasi wartawan mengatakan pihak Pemdes hanya komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

“Kita hanya melakukan koordinasi saja,” jawabnya

Menurutnya, toko bangunan dan masyarakat setempat wajib hukumnya dilibatkan dalam pembangunan proyek ini, karena itulah kearifan lokal yang paling utama.

“Setahu saya tidak ada pelibatan toko bangunan setempat dan saya tidak tahu mereka mengambil material, padahal toko bangunan setempat tergolong sangat mampu,” kata Herman

Di Desa Sintung, Herman menjelaskan ada lima toko bangunan yang yaitu toko bangunan milik Rozi, H Saefudin, H Abdullah, H. SuL dan toko bangunan milik Suriah.

“Seharusnya mereka semua dilibatkan dalam proses pembangunan proyek Sintung Park tersebut,” imbuhnya

Dikatakan, tujuan koordinasi yang dilakukan sekitar empat hari yang lalu adalah untuk berkomunikasi dan koordinasi supaya pada sisa waktu pengerjaan proyek pihak kontraktor bisa mengakomodir toko bangunan setempat.

“Kami melakukan kordinasi supaya sisa waktu pengerjaan proyek ini bisa mengakomodir toko bangunan yang ada di desa kami,” tegasnya

Sementara, pihak kontraktor yang dikonfirmasi Wartawan belum bisa memberikan keterangan sampai berita ini diterbitkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here