Pertandingan Persahabatan LFC VS UNDIKMA Berakhir Imbang

Lombok Football Club (LFC) kembali menggelar pertandingan uji coba jelang Liga 3 Asprov NTB. Kali ini LFC melawan tim sepak bola Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram, di lapangan Gebang, berakhir dengan skor sama kuat 2-2, Kamis 18 November 2021
Foto : Lombok Football Club (LFC) kembali menggelar pertandingan uji coba jelang Liga 3 Asprov NTB. Kali ini LFC melawan tim sepak bola Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram, di lapangan Gebang, berakhir dengan skor sama kuat 2-2, Kamis 18 November 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Lombok Football Club (LFC) kembali menggelar pertandingan uji coba jelang Liga 3 Asprov NTB. Kali ini LFC melawan tim sepak bola Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram, di lapangan Gebang, berakhir dengan skor sama kuat 2-2, Kamis 18 November 2021

Pertandingan melawan Undikma, LFC memainkan tiga pemain asal Papua. Duet striker Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy serta pemain belakang Andresius Kristian Bonsapiah.

Pemain LFC membuat gol cepat melalui kaki Edwin di menit 4 tercipta dari umpan satu-dua dengan Paulus. Sentuhan Paulus mengecoh pemain bertahan Undikma, Ia kemudian mengirimkan bole ke Edwin dan gol tercipta dengan mudah.

Presiden LFC H Bambang Kristiono (HBK) seusai pertandingan memberikan catatan khusus, meski bertajuk laga persahabatan tapi ia menilai komposisi tim masih butuh berbagai pembenahan. Menurutnya, pemain antar lini di LFC belumlah merata.

“Yang kita mainkan ini adalah pemain yang belum bermain pada laga sebelumnya. Cuma secara kemampuan, memang masih harus ditingkatkan,” katanya.

HBK menilai pertandingan persahabatan yang digelar sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk membentuk komposisi pemain yang solid. Pekan depan pemain-pemain LFC akan mulai mengarungi Liga 3 Asprov NTB.

“Performa pemain baru dari Papua cukup memuaskan. Tinggal selanjutnya kita asah lagi pemain yang lain,” ujarnya.

“Saya optimis komposisi terbaik akan tampil di kompetisi Liga 3 nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, skuad inti dari LFC masih terus digodok oleh pelatih. Pertandingan melawan Undikma kian menunjukkan performa individu pemain.

Selain skill, daya tahan serta daya juang di lapangan perlu ditingkatkan.

“Determinasi sepak bola itu berjalan 90 menit. Kalau fisik habis sebelum pertandingan selesai, maka kita akan kedodoran. Satu menit di sepak bola itu berarti dan gol bisa tercipta,” katanya.

Untuk itu, sesuai arahan Presiden LFC kepada tim pelatih komposisi pemain inti dan cadangan diharapkan tak berbeda jauh sehingga rotasi dapat berjalan baik. Kompetisi Liga 3 NTB akan berjalan cukup padat, ada 10 tim yang harus dihadapi oleh LFC di fase pertama.

“Pertandingannya hanya jeda sehari, bahkan ada yang berturut-turut. Kalau cadangan kurang siap, maka skuad inti kesulitan pelapis. Saya yakin skuad inti dan pelapis nanti benar-benar  sepadan disaat kompetisi berjalan,” tambahnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here