Perlu Terobosan Ekstra Tanggulangi Banjir di Sirkiut Mandalika

Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi Partai Nasdem Lalu Wiraksa
Foto : Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi Partai Nasdem Lalu Wiraksa (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi Partai Nasdem Lalu Wiraksa menyebutkan perlunya terobosan ekstra untuk menanggulangi banjir di wilayah Sirkuit Mandalika.

“Gelaran WSBK 2021 yang telah berlangsung beberapa waktu lalu di Sirkuit Mandalika menyisakan beberapa masalah,” ujarnya, Selasa 30 November 2021

Salah satunya, kata dia terkait dengan adanya banjir yang menggenangi lokasi balap dan wilayah sekitarnya.

Mantan Camat Pujut ini mengakui memahami betul bahwa struktur lingkungan yang telah mengalami berbagai perubahan akibat adanya pembangunan yang masif di wilayah KEK dan sekitarnya telah membuat kanal-kanal alam yang sudah ada semenjak dahulu menjadi tidak berfungsi lagi, bahkan ada yang hilang.

“Bayangkan saja, tiga menange (sungai muara) saat ini sudah tidak berfungsi sama sekali. Padahal itu adalah sungai yang terbentuk oleh alam dan sudah ada dari dulu. Kenapa itu yang di timbun,” tutur Lalu Wiraksa

Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah juga menyoroti perizinan galian di berbagai titik sekitar wilayah Desa Kuta hingga Mertak.

“Ini seperti tidak mendapat pengawasan sama sekali,” katanya

Seperti yang diketahui bersama, musim hujan tahun sebelumnya itu desa Kuta di hantam banjir bandang yang cukup merepotkan, bahkan hingga saat ini sebagian Desa Mertak juga mengalami hal sama

“Ada hal yang seperti dilupakan oleh pemerintah kita, pembangunan jangan sampai membuat masalah seperti ini. Ini mungkin terdengar klasik, sebab dari sebelumnya sudah sering disuarakan, tapi pemerintah provinsi dan kabupaten seperti cuek saja,” imbuhnya

Oleh sebab itu, Lalu Wiraksa menilai jika hal fundamental tidak ditanggulangi, maka banjir akan menjadi hal rutin yang akan terjadi di wilayah KEK dan sekitarnya.

“Kemarin itu air laut tidak sedang dalam posisi pasang, apalagi kalau sedang pasang. Kanal-kanal yang dibangun oleh ITDC itu, jangan sampai tidak ada manfaatnya jika masalah banjir ini selalu hadir,” cetusnya

Ia menilai perlu ada terobosan yang lebih baik. Misalnya pemerintah mulai berpikir untuk membangun DAM di wilayah utara KEK.

“Ini akan banyak gunanya. Wilayah di luar KEK itu juga mesti diperhatikan agar tidak mendapat efek domino dari masalah ini,” tandasnya

Selain itu, infrastruktur pendukung seperti jalan penghubung antara Rangkep Desa Kuta menuju ke lokasi wisata tenun Sade Desa Rembitan sangat perlu ditingkatkan statusnya.

“Jalan tersebut dapat menjadi alternatif untuk memperlancar arus lalu lintas selain Bypass BIL ke Sirkuit Mandalika,” kata Lalu Wiraksa

Selain manfaat untuk warga, ini juga dapat mengurai dampak banjir jika terjadi longsor di daerah Rangkep dan sekitarnya

“Sekarang kita sedang menuju perhelatan MotoGP yang insya Allah akan dilaksanakan Maret. Itu perkiraan sedang Nyale Poto (cacing laut). Artinya intensitas hujan masih dalam musimnya. Kita sangat berharap gelaran ini bisa sukses, pengunjung nyaman, dan warga sekitar juga memperoleh manfaat serta tidak mendapat masalah,” ulasnya

Lalu Wiraksa juga meminta kepada penyelenggara kegiatan di Sirkuit Pertamina Mandalika dan wilayah KEK pada umumnya, agar hendaknya memperhatikan kearifan lokal, termasuk SDM lokal dalam setiap perhelatan yang digelar

“Ini dimaksudkan agar masyarakat juga merasa menjadi bagian dari kegiatan tersebut sehingga akan ikut bertanggung jawab dalam menjaga kondusifitas daerahnya,” katanya menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here