Pemkot Mataram Terus Cegah Peredaran Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Mataram (Pemkot Mataram) besama Bea Cukai Mataram terus mencegah penjualan rokok dan tembakau dengan cukai ilegal dengan menggalakkan sosialisasi melalui program gempur rokok ilegal
Foto : Pemerintah Kota Mataram (Pemkot Mataram) besama Bea Cukai Mataram terus mencegah penjualan rokok dan tembakau dengan cukai ilegal dengan menggalakkan sosialisasi melalui program gempur rokok ilegal (MetroNTB/Ian)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Kota Mataram (Pemkot Mataram) besama Bea Cukai Mataram terus mencegah penjualan rokok dan tembakau dengan cukai ilegal dengan menggalakkan sosialisasi melalui program gempur rokok ilegal

Berbagai upaya pencegahan yang dilakukan oleh Pemkot Mataram melalui dari penyuluhan ataupun sosialisasi kepada masyarakat.

Dinas Perdagangan Kota Mataram, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Mukhlisan mengungkapkan upaya-upaya yang dilakukan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

“Sampai saat ini kami terus melakukan langkah sosialisasi bersama OPD terkait lainnya dalam memberikan informasi ataupun penyuluhan kepada seluruh mata rantai rokok ilegal terutama kepada pemilik usaha bidang distributor ataupun kepada pedagang ritel dan bahkan kepada konsumen langsung,” ungkap Mukhlisan yang dikutif dari beritanasional.id, Selasa 16 November 2021.

Ia berharap dengan sosialisasi yang diberikan dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli atau mengkonsumsi rokok.

Bea Cukai Mataram Mencatat Pada  Januari-September 2021 sudah melakukan 258 penindakan. Diantara terdiri dari rokok ilegal dan Tembakau iris tanpa pita cukai.

“Sebanyak kurang lebih 180.000 gr. tembakau iris , dan 7.200 batang rokok,” Jelas Mukhlisan

Perwakilan Kantor Bea Cukai Mataram selaku Fungsional Penyidik Hambali menegaskan, Bea Cukai membawahi seluruh pulau Lombok melakukan pengawasan dan penerimaan negara sehingga masyarakat perlu diberikan pengetahuan dan harus diawasi.

“Cukai merupakan penerimaan negara besar untuk APBN yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosialisasi,” tuturnya

Oleh karena itu, Hambali mengajak masyarakat untuk mencegah  peredaran rokok ilegal.

“Kalautidak ada pita cukai berarti illegal. Tolong di apor pada kami, tapi kalau tembakau tumpian tidak kena cukai. Jadi yang wajib kena cukai tembakau iris atau tembakau rajangan yang sudah dibungkus eceran, ada juga yang di pajang itu harus pakai pita cukai,”tegasnya (Ian/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here