Peluang Kerja Minim, Warga Lombok Tengah Pilih Jadi PMI

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengakui peluang kerja di daerah menjadi salah satu alasan masyarakat menjadi Pekerja Migran Indonesia
Foto : Sekrertaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah R Mulyantoro (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengakui peluang kerja di daerah menjadi salah satu alasan masyarakat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI)

“Masyarakat kita keluar negeri karena minimnya peluang kerja di daerah sendiri dibandingkan dengan angkatan kerja,” ungkap Sekrertaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Tengah R Mulyantoro kepada MetroNTB.com, kemarin

Ia berharap seharusnya tidak ada masyarakat yang pergi merantau keluar negeri. Namun, kondisi minimnya peluang kerja di daerah membuat warga Lombok Tengah memilih pergi keluar negeri.

“Untuk pemberangkatan PMI ke negara penempatan seperti Malasyia belum bisa saat ini,” tutur Mulyantoro

Dikatakan, negara Malaysia masih belum dibuka sedangkan Saudi Arabia masih moratorium.

“Kita menunggu info dari BP2MI karena ini satu satunya badan atau lembaga negara yang berhak mengeluarkan aturan Informasi negara penempatan PMI,” teranganya

Adapun informasi yang menyebar dari beberapa calo yang sudah ada pembukaan pemberangakatan ke negara Malaysia, Mulyantoro mengingatkan untuk sebaiknya jangan dipercaya

“Jangan percaya sama calo. Kalau ada informasi terkait dibukanya negara tempatan sebaiknya langsung ditanyakan kepada Dinas,” tegasnya

Untuk saat ini, lanjutnya ada beberapa Negara yang sudah membuka diri untuk menerima PMI diantaranya Polandia, Hongkong, dan Singapura

“PMI kita yang sudah terdaftar sebanyak 330 orang. Yang sudah dikirim baru 43 orang dengan negara tujuan Polandia, Singapura dan Hongkong. Sisanya masih di penampungan menunggu pemberangkatan oleh perusahaan yang bersangkutan,” kata Mulyantoro menambahkan (Zan/Man)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here