Indeks Persaingan Usaha di NTB Menurun

Foto : Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Surabaya mencatat indeks persaingan usaha di Provinsi NTB menurun (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Surabaya mencatat indeks persaingan usaha di Provinsi NTB menurun.

“Provinsi NTB terjadi penurunan nilai indeks persaingan usaha dari sebelumnya 4.94 (tahun 2020) menjadi 4.72 (tahun 2021),” ungkap Kepala Kanwil IV KPPU Surabaya Dendy R. Sutrisno saat diskusi bersama Forum Jurnalis melalui aplikasi zoom, Kamis 25 November 2021

Dendy mengatakan nilai indeks tersebut masuk dalam kategori persaingan usaha sedikit tinggi.

“Penurunan nilai indeks terjadi di seluruh dimensi kecuali dimensi permintaan yang nilainya indeksnya tetap,” tuturnya

Dendy menerangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) sektor yang dipersepsikan memiliki persaingan usaha yang tinggi. Pertama perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda Motor.

Selanjutnya, penyediaan akomodasi, makan dan minuman dan ketiga transportasi dan pergudangan.

“Untuk 3 (tiga) sektor yang dipersepsikan mempunyai persaingan usaha rendah adalah pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik dan gas dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang,” kata Dendy menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here