Disnaketrans NTB Teken MoU dengan Prodi HI Unram

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB menandatanganai Perjanjian Kerja Sama (PKS) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Universitas Mataram (Unram), UPT BP2MI Mataram dan PT. Mahadesa di Hotel Merumatta Senggigi, Senin 22 November 2021
Foto : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB menandatanganai Perjanjian Kerja Sama (PKS) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Universitas Mataram (Unram), UPT BP2MI Mataram dan PT. Mahadesa di Hotel Merumatta Senggigi, Senin 22 November 2021 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB menandatanganai Perjanjian Kerja Sama (PKS) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Universitas Mataram (Unram), UPT BP2MI Mataram dan PT. Mahadesa di Hotel Merumatta Senggigi, Senin 22 November 2021

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi mengatakan selama ini UMKM di NTB memiliki kekurangan dalam membangun jaringan internasional.

“Peran mahasiswa HI sangat terbuka untuk melihat peluang dalam menjadikan NTB menjadi gemilang tidak hanya dimata nasional tapi juga internasional,” ujarnya

Mantan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB menegaskan pihaknya tidak akan memberikan izin pelatihan jika lembaga pelatihan tidak berbasis penempatan dan tidak membimbing siswanya untuk menjadi wirausaha baru.

“Kami tidak ingin siswa pelatihan menjadi tambahan pengangguran baru,” tegasnya.

Kepala UPT BP2MI Mataram Abri Danar Prabawa memastikan pihaknya memberikan perlindungan maksimal bagi PMI dan keluarganya bukan hanya tugas dari 1 instansi saja, tetapi butuh kerjasama dari berbagai pihak.

“Ada 18 mahasiswa HI yang magang di BP2MI, bahkan ada orang tua dari salah satu mahasiswa tersebut yang menjadi PMI,” ungkapnya

Sementara itu, Koordinator Prodi yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik Agusdin menjelaskan Prodi HI adalah program studi langsung di bawah rektor.

“Saya berharap prodi HI bisa segera terwujud menjadi jurusan HI, untuk persyaratan administrasi kami sudah penuhi, hanya saja saat ini Kemendikbud masih melakukan moratorium pembentukan fakultas dan jurusan,” terangnya

Agusdin menerangkan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah program di mana mahasiswa memiliki kewajiban belajar hanya 6 semester selanjutnya 3 semester lagi mahasiswa boleh memilih program studi yang diinginkan di kampus lain, bisa mengambil program magang atau bahkan bisa membuat wirausaha.

“Selama setahun terakhir ada 2.700 mahasiswa yang melakukan telah melakukan pertukaran mahasiswa di kampus lain, melakukan program magang dan berwirausaha,” terangnya

Kebijakan MBKM, lanjutnya wajib dilakukan bagi universitas, tetapi boleh diikuti oleh mahasiswa.

“Jika universitas berhasil melaksanakan MBKM, maka kita akan bisa menjadi Kampus BHMN seperti kampus-kampus besar lainnya yang mendapat bantuan dana dari kementerian sampai 40 miliar rupiah,” kata Agus.

Ketua Prodi HI Unram Muhammad Sood menambahkan Prodi HI Unram akan menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan 3 instansi, yaitu Disnakertrans Provinsi NTB, UPT BP2MI Mataram dan PT. Mahadesa.

“Pada bulan Desember nanti kami akan menambah kerja sama dengan instansi terkait lainnya. Dengan adanya kerjasama ini akan semakin jelas antara hak dan kewajiban masing-masing pihak,” tambahnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here