Deal, Varindo Lombok Inti akan Bangun Unram Residence

Foto : Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum (MetroNTB/Forta)

Mataram, MetroNTB.com – “Pucuk dicinta ulam tiba”. Pepatah itu sangat tepat sebagai ilustrasi keluarga besar Universitas Mataram (Unram). Setelah sekian lama digadang-gadang untuk memiliki komplek perumahan akhirnya bisa terwujud. Tepat saat penutupan Dies Natalis ke-59 Unram, Rabu 24 November 2021 telah ditandatangani Memorandum of Understanding atau MoU Pembangunan Unram Residence antara Unram dan PT. Varindo Lombok Inti.

Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum. dalam sambutannya saat penutupan Dies Natalis ke-59 mengungkapkan, keinginan memiliki komplek perumahan yang referesentatif bagi keluarga besar Unram, telah lama diidam-idamkan dan dirintis yakni sejak Prof. Ir. H. Mansur Ma’shum, Ph.D..dan Prof. Ir. Sunarfi, Ph.D. (almarhum) menjadi rektor.

“Terima kasih kepada Varindo, Bapak M. Farid Amir. Sudah lama digagas sejak dulu Profesor Mansur Ma’shum jadi rektor, dilanjutkan oleh almarhum Profesor Sunarpi Almarhum agar memiliki perumahan sendiri, namun karena berbagai kendala teknis. Alhamdulillah, sekarang ini kita bisa langsung tanda tangan MoU,” ungkapnya

Dikatakan, dengan dukungan Varindo Lombok Inti yang merupakan pengembang perumahan terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB), Unram Residence bagi civitas akademika Unram akan memiliki fasilitas memadai di lokasi yang strategis. Termasuk dukungan dari bank mitra yakni BNI, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri, Bank BTN, dan KB Bukopin.

“Bapak-Ibu yang berminat, langsung bisa memesan di belakang ini (bot/gerai yang telah disediakan, red),” ujarnya.

Disebutkan, civitas akademika Unram yang dapat memiliki hunian di Unram Residence berjumlah 3.135 orang baik yang PNS maupun pegawai kontrak.

“Jadi kalau Bapak-Ibu yang sudah punya rumah, mungkin untuk kita pensiun nanti atau anak cucu kita, biar kita bisa terus bisa sepedaan bersama,” ucap Prof. Husni.

Sejalan dengan itu, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. selaku koordinator penandatanganan MoU, ditemui usai acara mengatakan bahwa karena rencana Unram Residence telah menjadi impian, pihaknya berupaya maksimal untuk mewujudkannya.

“Berkaitan dengan rumah ini memang jadi impian kita warga Unram. Kami harapkan kali ini bisa berhasil, sehingga kami maksimalkan betul seperti mengundang langsung Pak Farid sellaku icon atau Komisaris Utama dari Varindo, yang tentunya supaya bisa langsung mewujudkan Unram Residence ini,” tuturnya.

Sedangkan terkait luas komplek Unram Residence dan type rumah, Guru Besar Hukum Unram termuda kelahiran Ranggagata itu menyampaikan sekitar tujuh hingga delaan hektar.

“Totalnya sekitar tujuh sampai delapan hektar dan menurut Pak Farid itu masih bisa diperluas,” ucap Prof. Kurniawan.

 

“Type rumah ada yang paling kecil yakni ada type 40, ada type 65, dan ada type 70 dan ini memang komitmen kami dengan Varindo, kami maksimal dulu akan menjual atau akan menyediakan untuk dosen Unram, pegawai Unram, dan yang ada kaitannya dengan Unram, nanti termasuk alumni,” lanjutnya.

Sementara Direktur Utama PT. Varindo Lombok Inti melalui Marketing Manager Trisna Putra mengatakan, tipe rumah yang nantinya akan dibangun meliputi tipe Kemuning, Cendana, tipe Sevila dengan luas 102 meter persegi untuk Kemuning, 119 meter persegi untuk Cendana, dan 136 meter persegi untuk tipe Sevila.

“Untuk tipe Kemuning tipe bangunan 40 spesifikasi dua kamar tidur, ada dapur, dan ada carport-nya juga masih ada halaman belakangnya. Nah, untuk Cendana itu luas tanah 119 meter persegi dengan tipe bangunan 65, ada tiga kamar tidur, dapur, dan carport, opsional bisa ada penambahan kolam renang dan lain-lain,” jelasnya.

“Tipe Sevila, yang terakhir ini memang yang paling besar di kami dengan luas tanah 136 meter persegi. Untuk tipe bangunan 74, jumlah kamar tidur itu ada tiga kamar tidur dan bisa penambahan, ada masih halaman belakangnya dikembangkan di Sevilla,” lanjut Trisna.

Terkait jangka waktu, Trisna mengatakan bahwa seperti yang diterapkan di lokasi yang lain jangka waktu kredit paling lama 20 tahun, dengan persyaratan yang cukup mudah dan cepat yakni cukup dengan KTP, Kartu Keluarga, dan NPWP.

“Itu saja dulu, nanti kita bantu sisanya. Untuk pra pensiun juga kami bisa. Ambil rumahnya sekarang, cicilan kreditnya nanti saat pensiun,” tutupnya. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here