Penguatan Nasionaliseme, Kader Bela Negara KSB Diberikan Bimtek

Dalam rangka menguatkan nasionalisme dan cinta tanah air, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa Barat mengadakan Bimbingan Teknis (Bintek) Kader Bela Negara Tahun 2021
Dalam rangka menguatkan nasionalisme dan cinta tanah air, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa Barat mengadakan Bimbingan Teknis (Bintek) Kader Bela Negara Tahun 2021

Sumbawa Barat, MetroNTB.com – Dalam rangka menguatkan nasionalisme dan cinta tanah air, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa Barat mengadakan Bimbingan Teknis (Bintek) Kader Bela Negara Tahun 2021.

Kegiatan dengan tema “Peran generasi muda dalam muwujudkan KSB, baik berlandaskan gotong royong”. Bimtek berlangsung di ruang pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu 27 Oktober 2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda KSB Amar Nurmansyah, Kaban Kesbangpoldagri NTB Diwakili Drs Sufyan Via Zoom Meeting, Kaban Kesbangpol, KSB Muhammad Suharno, Ketua Kader Forum Bela Negara NTB TGH Muharrar Iqbal.

Bupati KSB diwakil Sekda mengatakan setiap warga negara perlu menghadirkan rasa cinta tanah air sebagai wujud dari pembelaan Negara.

“Diperlukan aksi nyata dalam kapasitas kita masing-masing daAqm membela negara. Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai perwujudan dari rasa cinta tanah air,” katanya

Senada, Kaban Kesbangpol KSB Muhammad Suharno mengharapkan agar para peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa menjadi pemberi solusi bagi masyarakat dalam hal menghadirkan rasa an dan nyaman untuk membantu program pemerintah.

Ketua Kader Forum Bela Negara NTB TGH Muharrar Iqbal mengupas tentang peran fungsi bela negara sebagai bagian dari  pertahanan negara berdasar pada UU No.3 tahun 2002
Ketua Kader Forum Bela Negara NTB TGH Muharrar Iqbal mengupas tentang peran fungsi bela negara sebagai bagian dari pertahanan negara berdasar pada UU No.3 tahun 2002

Sementara, Ketua Kader Forum Bela Negara NTB TGH Muharrar Iqbal mengupas tentang peran fungsi bela negara sebagai bagian dari  pertahanan negara berdasar pada UU No.3 tahun 2002.

Dalam UU No. 3 tahun 2002 disebutkan bahwa pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Tuan Guru Muharror menjelaskan UU No. 23 tahun 2019, sesuai dengan UU No. 3 tahun 2002 mengatur keikutsertaan warga negara dalam usaha bela Negara.

Ada 4 cara yaitu pendidikan kewarganegaraan, latihan dasar kemiliteran secara wajib bagi calon komponen cadangan yang memenuhi syarat, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela dan wajib, serta pengabdian sesuai dengan profesi. pengelolaan komponen cadangan (Komcad).

Komcad sendiri merupakan pengabdian dalam usaha pertahanan negara yang bersifat sukarela.

“Bela negara merupakan roh dari sistem pertahanan Keamanan rakyat semesta. Seluruh warga negara ikut serta dalam upaya pertahanan Negara. Sishankamrata melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut,” terangnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here