Jelang WSBK, Vaksinasi Lombok Barat Dikebut

Menjelang pelaksanaan gelaran World SuperBike di Lombok Nusa Tenggara Barat, Gerebek Vaksin di Kabupaten Lombok Barat yang berbatasan langsung dengan KEK Mandalika sebagai tempat penyelenggaraan event dunia tersebut terus digencarkan
Foto : Menjelang pelaksanaan gelaran World SuperBike di Lombok Nusa Tenggara Barat, Gerebek Vaksin di Kabupaten Lombok Barat yang berbatasan langsung dengan KEK Mandalika sebagai tempat penyelenggaraan event dunia tersebut terus digencarkan (MetroNTB/Ist)

Lombok barat, MetroNTB.com – Tiga puluh hari menjelang pelaksanaan gelaran World SuperBike di Lombok Nusa Tenggara Barat, Gerebek Vaksin di Kabupaten Lombok Barat yang berbatasan langsung dengan KEK Mandalika sebagai tempat penyelenggaraan event dunia tersebut terus digencarkan.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri serta semua pihak agar target vaksinasi 79 persen dapat terwujud.

Sekretaris Daerah Lombok Barat H Baehaqi mengatakan Pemkab Lombok Barat bersama jajaran TNI dan Polri terus bergerak di desa desa untuk melakukan kegiatan gerebek vaksin.

Pihaknya mengerahkan semua OPD untuk turun langsung memback up kegiatan vaksinasi.

“OPD menyiapkan tenaga admin dan Kendaraan serta tenaga penjemput untuk menjemput masyarakat ke lokasi vaksinasi yang tersebar di semua desa di Lombok Barat,” ujarnya
Selasa 19 Oktober 2021

Baehaqi mengatakan setiap saat melakukan pemantauan di lokasi lokasi vaksin untuk memastikan agar kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar dan dapat mencapai target 70 persen. Bahkan ia optimis target ini dapat tercapai tepat waktu.

“Setiap saat kami melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan Gerebak Vaksin berjalan dengan lancar dan memenuhi target,” cetusnya

Mantan Kepala Bapedda Lombok Barat ini juga mengatakan bahwa sinergisitas dan kerjasama menjadi kunci utama untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi ini.

Ia yakin dengan semangat dan kekompakan yang dimiliki oleh semua tim dari atas hingga bawah target vaksinasi ini dapat tercapai.

“Selama ini kita terus berkomunikasi dan berkoordinasi di tim gugus tugas percepatan vaksinasi dengan sangat baik sehingga dalam jangka waktu 12 hari kita bisa menembus angka yang cukup tinggi,” tegas Baehaqi

Sesuai dengan data di website www.satudatalombokbarat.go.id hingga selasa 18/10/2021 pagi jumlah masyarakat yang sudah di vaksin mencapai 298.127 orang untuk dosis 1 dan 78.407 untuk dosisi 2 atau persentase dosis 1 mencapai 56,23 persen.

Baehaqi menambahkan kerja keras dan kerja cepat semua tim telah membawa Lombok Barat pada PPKM Level 1 hingga saat ini.

Menurutnya untuk mencapai level 1 ini membutuhkan berbagai strategi dan pelaksanaan di lapangan dengan cepat dan terarah.

“Dengan kerja keras dan kerja cepat serta kekompakan dan strategi yang jitu Lombok Barat berhasil menembus PPKM level 1,” kata dia

Hal ini tentu menjadi perhatian kita agar kasus covid19 di Lobar terus melandai dan vaksinasi mencapai target 70 persen sesuai target waktu.

Semua yang dilakukan oleh Pemkab dan Polri serta TNI bertujuan agar masyarakat tetap sehat sehingga dapat beraktivitas dengan baik dan lancar.

“Kami di Pemkab bersama TNI dan Polri terus berupaya agar masyarakat tetap sehat dan kerja keras kita alhamdulillah membuahkan hasil kita berada pada PPKM level 1 dan saya berharap kita dapat terus menjaga ini bersama sama agar covid19 terus melandai di Lombok Barat,” kata Baehaqi menambahkan (Ian/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here