Bahas Peredaran Narkoba hingga Persoalan Sampah, LSEB dan GPAN Temui Nurul Adha

Lembaga Sosial Edukasi Bangsa (LSEB) bersama Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) Lombok Barat silaturrahim ke Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Nurul Adha, Kamis 28 Oktober 2021
Foto : Lembaga Sosial Edukasi Bangsa (LSEB) bersama Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) Lombok Barat silaturrahim ke Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Nurul Adha, Kamis 28 Oktober 2021 (MetroNTB/Zan)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Lembaga Sosial Edukasi Bangsa (LSEB) bersama Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) Lombok Barat silaturrahim ke Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Nurul Adha, Kamis 28 Oktober 2021

Dalam pertemuan tersebut membahas tentang kesadaran pemerintah terhadap persoalan sosial seperti maraknya peredaran narkoba dan isu sampah yang ada di Lombok Barat.

Ketua Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN) Lombok Barat Mursidin mengungkapkan banyak masyarakat di Lombok Barat yang saat ini sudah terjangkit dengan narkoba.

Dari beberapa pengguna ada juga yang sudah direhabilitasi, akan tetapi pihaknya mengaku kewalahan menghadapi jumlah pemakai yang sudah direhabilitasi belum memiliki tindak lanjut dari pemerintah Lombok Barat.

“Saya berharap kedepannya supaya bisa menjalin kerjasama dengan DPRD Lombok Barat,” ungkapnya

Sementara, Ketua Lembaga Sosial Edukasi Bangsa (LSEB ) Lombok Barat Nirwana Awan menyampaikan tentang persoalan sampah yang ada di Lombok Barat yang sampai saat ini belum bisa ditangani oleh pemerintah Lombok Barat.

“Kurangnya armada pengangkut sampah dan sosialisasi terhadap kebersihan lingkungan yang masih minim di Kabupaten Lombok Barat. Persoalan sampah ini tidak bisa selesai jika hanya dengan narasi tanpa tindakan,” tuturnya

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Lobat Nurul Adha mendorong GPAN Lombok Barat untuk membentuk relawan pemberantas narkoba yang berasal dari kalangan remaja dan pelajar.

“Kedepan GPAN harus membentuk relawan pemberantas narkoba dari remaja dan pelajat dan melakukan sosialisasi ke semua sekolah dan Pondok Pesantren tentang bahaya narkoba,” sarannya

Umi Adha sapaan akrbanya menambahkan, untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba dan untuk meminimalisir jumlah sampah yang ada di Lobar harus secara totalitas.

“Pencegahan peredaran narkoba dan untuk meminimalisir persoalan sampah yang ada di Lobar ini kita harus benar – benar totalitas,” tegasnya

“Untuk semua persoalan sampah ini juga perlu untuk saling merangkul dengan semua masyarakat dan masyarakat perlu diberikan edukasi lebih lanjut supaya tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here