Penggiat Petani Tembako Sebut KUR Hanya Dinikmati Segelintir Orang

Penggiat Petani Tembako Hj Maryam Athar mengungkapkan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani tembaku tidak diterima oleh petani
Foto : Acara Istighosah Koalisi Tembaku yang digagas oleh Gerbang Tani NTB, DPC PKB Lombok Timur, PC Muslimat NU, di GOR Pemuda Ponpes Al Amanan Bagik Nyaka Lombok Timur, Minggu 12 September 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Timur, Penggiat Petani Tembako Hj Maryam Athar menyebutkan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani tembaku tidak diterima oleh petani

“KUR tidak diterima oleh petani,” ungkapnya pada acara Istighosah Koalisi Tembaku yang digagas oleh Gerbang Tani NTB, DPC PKB Lombok Timur, PC Muslimat NU, di GOR Pemuda Ponpes Al Amanan Bagik Nyaka Lombok Timur, Minggu 12 September 2021

Ia mengaku petani selama ini dapat tawaran pinjaman KUR pertanian, namun seringkali petani tidak menerima uangnya.

Model pencairan KUR yang selama ini sangat merugikan petani, sebab dikuasai okeh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab

“Dana dana KUR tidak pernah dinikmati oleh Petani. Padahal pihak Bank merasa sudah menyalurkan. Sampai detik ini banyak petani yang tidak menerima program KUR dari Kementrian Pertanian,” tutur Maryam

Bahkan, petani sangat sulit membedakan pupuk beraubsidi dan pupuk non subsidi. Hal ini menyebabkan petani selalu mendapatkan pupuk dengan harga yang tinggi.

“Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota kurang melakukan pendampingan,” keluhnya

“Saat musim panen seperti sekarang, harga anjlok luar biasa. Harga jual tembaku tidak bisa menutup biaya tanam dan produksi yang dikeluarkan petani,” kata Maryam menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here