NTB Dapat Tambahan 200 Ribu Dosis Vaksin, Prioritas Loteng

Ketua Satgas Percepatan Laju Vaksinasi NTB sekaligus Direktur RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan Lombok Tengah menjadi prioritas sasaran vaksinasi Covid-19, karena menjadi lokasi perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 12-14 November mendatang
Foto : Direktur RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi NTB mendapatkan tambahan 200 ribu dosis vaksin untuk Lombok Tengah (Loteng) dalam rangka percepatan pencapaian herd immunity atau kekebalan kelompok.

Ketua Satgas Percepatan Laju Vaksinasi NTB sekaligus Direktur RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra mengatakan Lombok Tengah menjadi prioritas sasaran vaksinasi Covid-19, karena menjadi lokasi perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 12-14 November mendatang.

‘’Kemarin itu sudah nyampai 200 ribu dosis dari pusat,’’ katanya, Kamis 23 September 2021

Selain 200 ribu tambahan vaksin yang dikirim Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Direktur RSUD NTB ini mengatakan, pada akhir minggu ini kembali akan dikirim sebanyak 300 ribu dosis vaksin untuk Loteng. Untuk mencapai herd immunity di Loteng, Pemprov mengajukan ke Kemenkes sebanyak 1,3 juta dosis vaksin. Kebutuhan vaksin sebanyak 1,3 juta dosis tersebut, tidak diberikan sekaligus oleh Kemenkes.

“Karena bukan hanya NTB yang membutuhkan vaksin. Tetapi juga provinsi lainnya di Indonesia. Semua provinsi minta. Sehingga Kita akan dikasih bertahap,” tutur dr Jack

Kemenkes akan melihat penggunaan 200 ribu dosis vaksin yang telah dikirim ke NTB. Jika NTB cepat menyerapnya, maka Kemenkes akan mendistribusikan lagi tambahan vaksin untuk Loteng.

Untuk percepatan vaksinasi di Loteng, sudah ditargetkan vaksinasi sebanyak 41 ribu dosis per hari. Bahkan, kata Dokter Jack, target akan dinaikkan menjadi dua kali lipat, sampai 90 ribu dosis per hari.

“Karena TNI-Polri sudah kencang melakukan vaksinasi di lapangan. Sabtu rencananya bersama pak Gubernur atau Ibu Wagub, Kapolda dan Danrem, kita akan Analisa dan Evaluasi vaksinasi Lombok Tengah. Kita akan libatkan semua kepala OPD di sana. Karena kita hanya membantu,”  kata dr Jack menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here