Berantas Rokok ilegal, Pemkab Lobar-Bea Cukai Mataram Gencar Sosialisasi

Memberantas peredaran rokok dan tembakau Iris Ilegal, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bea Cukai Mataram terus gencarkan sosialisasi kepada masyarakat di beberapa titik. Kali ini di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dengan menerapkan protokol kesehatan, Senin 13 September 2021
Foto : Memberantas peredaran rokok dan tembakau Iris Ilegal, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bea Cukai Mataram terus gencarkan sosialisasi kepada masyarakat di beberapa titik. Kali ini di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dengan menerapkan protokol kesehatan, Senin 13 September 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, MetroNTB.com, – Memberantas peredaran rokok dan tembakau Iris Ilegal, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bea Cukai Mataram terus gencarkan sosialisasi kepada masyarakat di beberapa titik. Kali ini di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dengan menerapkan protokol kesehatan, Senin 13 September 2021

Hadir dalam acara tersebut, Kadis Perindag Lobar, Pol PP Lombok Barat, Tim Kantor Bea cukai Mataram, unsur prangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan stakeholder terkait.

Kasat Pol PP Lombok Barat, Baiq Yeni S. Ekawati diwakili Sekertaris Satpol PP Lombok Barat I Ketut Rauf mengatakan bahwa kegiatan tersebut disuport masyarakat bahkan beberapa Pemdes ingin melihat terselenggaranya secara merata di beberapa Desa.

“Ini di suport oleh masyarakat dan para Kades, sehingga giat sosialisasi ini baru ke Empat Belas dari Tujuh Belas target di tahun 2021 dan tersisa lagi tiga Kecamatan, begitu sosialisasi langsung melakukan sidak,” tuturnya

Rauf mengatakan acara tersebut dilakukan dari bagi hasil Cukai hasil tembakau (DBHCHT) dan pemberantasan rokok ilegal memberikan dampak positif kepada masyarakat karena bisa mendorong khusus pengusaha rokok punya legalitas resmi.

“Ini agar masyarakat mengetahui apa itu rokok ilegal, dan cirinya, dan masyarakat jangan terima Rokok ilegal, seperti tidak menggunakan pita Rokok, menggunakan pita Rokok palsu, pita Rokok yang sudah pernah terpakai,  terimalah yang legal,” terangnya

Perwakilan Kantor Bea Cukai Mataram Hambali Fungsional Penyidik Hambali menegaskan bahwa dengan adanya sosialisasi di beberapa kecamatan hasilnya begitu efektif sebab mengalami punurunan.

“Tahun lalu untuk tembakau diwilayah Lobar hampir 50 persen mengalami penurunan penindakan dari hasil operasi Pasar sudah tidak berani menerima yang ilegal, diketahui Tahun 2020 terdapat 500 penindakan bukti barang cukai dan tidak cukai,” tuturnya

Hambali menegaskan, Bea cukai membawahi seluruh pulau Lombok melakukan pengawasan dan penerimaan negara sehingga masyarakat perlu diberikan pengetahuan dan harus diawasi.

“Cukai merupakan penerimaan negara besar untuk APBN yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosialisasi dan lainnya,” tegasnya

“Kalau dia tidak ada pita cukai berarti ilegal tolong di lapor pada kami, tapi kalau tembakau tumpian tidak kena cukai, jadi yang wajib kena cukai Tembakau iris atau tembakau rajangan yang sudah dibungkus eceran, ada juga yang di pajang itu harus pakai pita Cukai,” kata Hambali menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here