Baru Masuk Kantor, PDAM Loteng Didatangi Aliansi Masyarakat Senang-Senang. Ada Apa ?

Masa dari Aliansi Masyarakat Senang - Senang (AMS2) Lombok Tengah datangi Kantor PDAM Loteng untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait keluhan yang terjadi di lingkup PDAM
Foto : Masa dari Aliansi Masyarakat Senang - Senang (AMS2) Lombok Tengah datangi Kantor PDAM Loteng untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait keluhan yang terjadi di lingkup PDAM

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Masa dari Aliansi Masyarakat Senang – Senang (AMS2) Lombok Tengah datangi Kantor PDAM Loteng untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait keluhan yang terjadi di lingkup PDAM

Ketua AMS2 Amaq Ohan sapaan akrabnya mengatakan, ada beberapa hal yang perlu disampaikan terkait dengan keluhan masyarakat yang ada di Loteng saat ini

“Masalah status dari PDAM yang masih berstatus Prusda seharusnya sudah diganti menjadi Prumda. Dari tahun 2018  aturan Mendagri tidak dijalankan di PDAM  Loteng ini padahal PDAM seluruh Indonesia hanya Loteng belum menjalankan aturan Mendagri,” ujarnya

Pihaknya berharap kepada APH jika menemukan kerugian Negara supaya bisa menindak lanjuti dan diselesaikan segera

“Kami berharap kepada APH jika ada temuan yang merugikan Negara di tubuh PDAM Loteng supaya segera di tindak lanjuti,” harapnya

Amaq Ketujur, dari dulu memang banyak pelanggan yang tidak mendaptkan air PDAM dan ini menjadi PR Directur Umum (Dirum) kedepan

“Sekian ribu pelanggan baru sekitar 16 % yang bisa terlayani. dari sekian banyak total pipa masih banyak yang tidak bisa terairi,” cetusnya

Jika memang dari PDAM ini tidak bisa mengalirkan air kepada masyarakat, lanjutnya maka lebih baik meter air masyarakat dikembalikan dulu sampai PDAM bisa memberikan air ke masyarakat

“Masyarakat seharusnya mengembalikan meternya, karena yang dialirkan air kebanyakan rumah pejabat, kantor dan perusahaan saja. Sementata rakyat miskin banyak yang tidak di airi sampai berminggu – minggu bahkan bahkan bertahun,” keluh Amaq Ketujur

Masa aksi Sukron melanjutkan, bahwa pegawai PDAM ini perlu di tata ulang kembali karena ada indikasi pegawai PDAM hanya diisi oleh sanak keluarga pejabat saja

“Ada indikasi pegawai PDAM hanya diisi sama sanak keluarga saja, jangan sampai PDAM ini hanya mengakomodir keluarga saja,” tuturnya

Sementara itu Directur Umum ( Dirum ) Bambang Supratomo mengatakan, berharap semoga mampu benahi persoalan yang ada di PDAM karena dirinya baru saja menjabat dan masuk Kantor

 

“Walaupun dalam waktu yang tidak singkat, mudah – mudahan bisa di selesaikan. Kita akan lakukan inventarisir kembali segala persolan yang ada di PDAM,” ulasnya

Terkait mobil operasional, lanjutnya nanti akan di kroscek kembali karena hari ini hari pertama pihaknya bekerja dan masuk Kantor

Dilanjutkan, terkait pengrekrutan pegawai yang ada indikasi hanya di isi oleh kalangan kelaurga saja seharusnya tidak main tunjuk, harus melalui jalur seleksi dan pendaftarannya harus terbuka juga

“Kedepan kita akan perbaiki supaya tidak terjadi seperti itu lagi karena, kita harus rekrut pegawai yang kompeten dibidangnya,” tegasnya

Mengenai perubahan status PDAM yang saat ini masih berstatus prusda sudah berjalan menuju prumda tapi sejauh mana progresnya pihaknya belum tau

“Terkait perubahan status prusda menjadi prumda itu sudah berjalan tapi kita belum tau sejauh mana progresnya. Nanti kita akan pantau kembali,” kata Bambang (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here