Pedagang Mengeluhkan Keamanan Pasar Renteng Praya

Sejumlah pedagang di Pasar Renteng mulai mengeluhkan keamanan yang ada di Pasar Renteng. Pasalnya, pedagang yang berjualan di pasar Renteng mengalami kehilangan barang dagangan
Foto : Sejumlah pedagang di Pasar Renteng mulai mengeluhkan keamanan yang ada di Pasar Renteng. Pasalnya, pedagang yang berjualan di pasar Renteng mengalami kehilangan barang dagangan (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Sejumlah pedagang di Pasar Renteng mulai mengeluhkan keamanan yang ada di Pasar Renteng. Pasalnya, pedagang yang berjualan di pasar Renteng mengalami kehilangan barang dagangan.

Pedagang daging ayam potong Raihanah mengaku, pernah beberapa kali kehilangan dagangannya berupa daging ayam potong di lapak tempatnya berjualan

“Saya sudah kehilangan dagangan sebanyak tiga kali, awalnya saya kehilangan setengah kilo daging dan yang kemarin kehilangan lima kilo daging ayam potong,” ungkapnya


Ia mengungkapkan sudah melakukan cek CCTV tetapi tidak ada jejak yang ditemukan Saya sudah cek CCTV tidak menemukan jejak. Ini tidak mungkin dimakan anjing karena tidak ada jejak juga,” ungkap Raihanah

Senada, disampaikan Ibu Atun pedagang ayam potong asal Leneng mengatakan, ia juga pernah kehilangan jualannya sekitar tiga minggu yang lalu.

“Saya juga pernah kehilangan daging ayam potong sekitar 5 Kg. Saya sudah melapor dan belum ada tanggapan,” cetusnya

Sementara itu, Operator data pedagang Dinas Perdagangan Lombok Tengah Didik Supriadi yang ditemui dilokasi mengatakan, terkait beberapa kehilangan yang terjadi di pasar Renteng memang benar adanya, minggu kemarin yang mengalami kehilangan adalah pedagang daging ayam potong

“Sebenarnya itu tidak hilang, setelah kita pantau di CCTV ternyata ada anjing yang masuk dan memakan ayam para pedagang,” ungkapnya

“Kalau dilantai satu betul ada kehilangan cabe, tapi karena ada kekurangan CCTV makannya tidak terpantau,” sambungnya

Disinggung terkait dengan keamanan pasar Renteng, pihaknya mengatakan pasar Renteng punya security sebanyak 15 orang dan itu sangat kekurangan

“Kita punya 15 orang tenaga security untuk keamanan di pasar Renteng dan 30 buah CCTV yang aktif 24 Jam,” kata Didik menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here