NTB Pastikan 8 Persen Dana Desa Dialokasikan untuk Penangan Covid-19

Dinas Permberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD dan Dukcapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) kembali dilanjutkan tahun 2021.
Foto : Kepala DPMPD dan Dukcapil NTB H Ashari (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Dukcapil (DPMPD Dukcapil) memastikan bahwa seluruh desa di NTB sudah mengalokasikan dana desa (DD) sebesar 8 persen untuk penanganan Covid-19

Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi NTB Ashari mengatakan, semua desa di NTB sudah melakukan pengadaan fasilitas untuk mendukung Prokes seperti masker, tempat cuci tangan, handsanitizer, pembuatan posko PPKM dan lainnya.

“Semua desa juga sudah memiliki rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri untuk menampung warga yang terpapar Covid-19,” ujarnya, Senin 16 Agustus 2021

“Alhamdulillah yang 8 persen sudah berjalan dengan bagus. Jadi semua desa sudah melaksanakan amanat terutama berkaitan dengan isolasi dan perlengkapan Covid seperti masker dan handsanitizer. Itu semua desa harus alokasikan 8 persen dan itu sudah berjalan,” tutur Ashari

Ia menjelaskan jumlah anggaran untuk penanganan Covid-19 di setiap desa bervariasi. Misalnya jika satu desa mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp 1 miliar, maka dana untuk penanganan Covid sekitar Rp 80 juta.

“Salah satu peruntukannya yaitu untuk penyediaan tempat isoman,” terangnya

Ashari menambahkan rumah tempat isoman di wilayah desa bahkan ada yang membuatnya hingga tingkat dusun dan RT.

“Meski demikian, tidak semua tempat isoman yang disediakan oleh pemerintah desa itu dimanfaatkan oleh masyarakat, sebab kebanyakan masyarakat memilih isoman di rumah sendiri agar tak terlalu jauh dengan keluarga,” katanya menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here