ISNU Gelar Mukercab dan Lantik PWC se-Lombok Tengah

Ikatan Sarjana Nahdhlatul Ulama menggelar Musyawwarah Kerja Cabang (Muskercab dan pelatikan Pimpinan Wakil Cabang (PWC) ISNU se Kabupaten Lombok Tengah dengan tema
Foto : Ikatan Sarjana Nahdhlatul Ulama menggelar Musyawwarah Kerja Cabang (Muskercab dan pelatikan Pimpinan Wakil Cabang (PWC) ISNU se Kabupaten Lombok Tengah dengan tema "Vitalisasi peran ISNU dalam membangun Lombok Tengah di era Milenial", bertempat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Sabtu 28 Agustus 2021 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Ikatan Sarjana Nahdhlatul Ulama menggelar Musyawwarah Kerja Cabang (Muskercab  dan pelatikan Pimpinan Wakil Cabang (PWC) ISNU se Kabupaten Lombok Tengah dengan tema “Vitalisasi peran ISNU dalam membangun Lombok Tengah di era Milenial”, bertempat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Sabtu 28 Agustus 2021

Ketua ISNU Kabupaten Lombok Tengah Lalu Muhammad Faqih mengungkapkan tantangan bagi ISNU adalah membagi waktu untuk berperan aktif dalam organisasi, sebab  sangat sulit membagi waktu karena ruang-ruang aktivitas yang berbeda.

“Kegiatan ini beberapa kali diundur, selain faktor patuh dan taat kepada aturan pemerintah soal pandemi Covid-19 dan juga waktu dari teman-teman pengurus yang sangat padat,” ungkapnya

Faqih menekan tema kegiatan relevan dengan kondisi Loteng yang sedang membangun di berbagai sektor dan yang paling seksi adalah pembangunan KEK Mandalika yang merupakan investasi yang sangat besar.

Muserkab ini, lanjutnya bukan saja tradisi managerial akan tetapi jadi tonggak dalam pembangunan, untuk itu program harus terukur dan mampu di eksekusi

“Kita harus terus bergerak dan dinamis. Buatkan program kerja yang fleksibel dan terukur sehingga mampu kita laksanakan,” kata Faqih

Sementara, Ketua PW ISNU NTB Prof Lalu Husni mengatakan, diera milenial ini ISNU harus mengambil bagian dalam kemajuan teknologi dan pembangunan

Menurut Rektor Unram ini kemajuan pembangunan itu terlihat dari tingginya investasi di NTB dan yang paling penomenal adalah pembangunan KEK Mandalika dengan pariwisatanya dan juga MotoGP nya

“Kita pasif diera deskruktif yang tidak kita sangka-sangka dengan kemajuan teknologi ini, maka kita akan tergilas dan hanya akan jadi penonton, karena itu ISNU harus ambil peran jika tidak ingin jadi penonton saja. Harus kolaborasi satu dengan yang lain untuk lahirkan inovasi,” imbuhnya

Pihaknya mengaku senang dengan terobosan ISNU Loteng yang telah suskes melakukan pelantikan PWC dan Musyawarah kerja.

“Saya salut dengan ISNU Loteng yang telah menggelar kegiatan ini. Ini yang pertama kali daerah lain belum ada yang laksanakan,” kata Prof Husni menambahkan (Zan/Gde)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here