Hultah NWDI ke-86, Sejumlah Pejabat Negara Bakal Hadir Secara Virtual

Hari Ulang Tahun (Hultah) Nahlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang berlangsung Ahad 29 Agustus besok secara hybrid akan hadir sejumlah pejabat negara secara virtual
Foto : HM Djamaluddin (MetroNTB/Ist)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Hari Ulang Tahun (Hultah) Nahlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang berlangsung Ahad 29 Agustus besok secara hybrid akan hadir sejumlah pejabat negara secara virtual.

Di antaranya, Menko Pulhukam Mahfud MD, Menteri Agama Gus Yaqut, Kepala BNPT RI Boy Rafli Amar, dan beberap Syeikh dari Makkah, Yaman, serta Libanon yang telah menyampaikan video ucapan selamat.

Penanggung Jawab Peringatan Hultah NWDI ke-86 Ustadz HM Djamaluddin mengatakan, momentum Hultah NWDI ini sebagai ajang silaturrohmi antara jamaah NWDI dan sejumlah tamu undangan lain. Termasuk dengan pejabat negara.

Djamaluddin juga menegaskan, momen Hultah NWDI ini bukan sekadar merayakan dan memeriahkan peringatannya, namun lebih dari itu. Yakni memahami dan memaknai arti penting dari nilai-nilai perjuangan Maulana.

“Esensi dari peringatan Hultah NWDI ini adalah membumikan nilai-nilai perjuangan Maulana Syeikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid sebagai pejuang agama, bangsa, dan negara,” papar Djamaluddin, Jumat (27/08/2021).

Sebagai generasi penerus, kata Djamaluddin, harus mampu mempertahankan semua ajaran-ajaran yang telah menjadi warisan dan amanah pendiri NWDI. Apalagi saat ini kehidupan beragama, bangsa dan bernegara banyak masuk ajaran atau paham yang jauh dari ahlussunnah wal jamaah.

“Era industri 4.0 sekarang ini telah membawa perubahan besar dalam kehidupan kita semua. Ini tentu menjadi peluang, sekaligus tantangan untuk membumikan nilai-nilai perjuangan beliau,” ujar cucu pendiri NWDI, yang juga ahli IT itu.

Namun ia mengaku optimis mampu menjaga dan menjalankan amanah kakeknya yang saat ini telah tercatat menjadi Pahlawan Nasional, karena sejak kecil sudah mengenal nilai-nilai perjuangan.

“Memang, kita akui. Mengemban amanah ini sangat berat. Tetapi dengan tetap berpegang teguh pada ajaran ahlussunah wal jamaah, maka kita yakin dapat menjadi benteng menegakkan li i’la’ikalimatillah wa’izzil Islam wal Muslimin,” tutup Programmar jebolan Australia itu (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here