Bank Indonesia Mengajar

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Bank Indonesia Institute bekerjasama dengan Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan Bank Indonesia Mengajar (BI Mengajar), dengan tema “Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial sebagai Kontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Foto : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Bank Indonesia Institute bekerjasama dengan Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan Bank Indonesia Mengajar (BI Mengajar), dengan tema “Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial sebagai Kontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional (MetroNTB/Ist)

Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial sebagai Kontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional

Mataram, MetroNTB.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Bank Indonesia Institute bekerjasama dengan Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan Bank Indonesia Mengajar (BI Mengajar), dengan tema “Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial sebagai Kontribusi bagi Pemulihan Ekonomi Nasional”.

Hadir sebagai narasumber anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, dan diikuti oleh 2316 peserta dari perguruan tinggi dan sekolah di Provinsi NTB.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Iwan Kurniawan mengatakan program BI mengajar merupakan rangkaian dari perayaan HUT Bank Indonesia ke-68 dan HUT Republik Indonesia ke-76 yang juga disinergikan dengan kegiatan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI),

“Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang luas, baik pada aspek kesehatan maupun aspek ekonomi,” ujar Iwan

Dikatakan, dari sisi ekonomi, NTB mengalami kontraksi pada triwulan I-2021 sebesar 1,13% (yoy), kondisi ini membaik dibandingkan kontraksi di triwulan IV-2020 sebesar 3,03% (yoy). Sementara itu, pengendalian kasus Covid-19 di NTB masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, menuju herd immunity adalah sebesar 3,9 juta jiwa.

“Oleh sebab itu, percepatan vaksinasi di Provinsi NTB menjadi salah satu kunci dan prioritas pemerintah daerah untuk mensukseskan Pemulihan Ekonomi NTB,” tuturnya

Sejalan dengan upaya pengendalian Covid-19 itu juga, dari aspek ekonomi diperlukan inovasi yang dapat menjadi solusi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat ditengah keterbatasan aktivitas fisik masyarakat.

“Salah satu inovasi tersebut adalah ekonomi dan keuangan digital,” tandasnya

“Partisipan kegiatan BI Mengajar terdiri dari para civitas akademika, dosen, guru, mahasiswa, dan siswa yang berada di NTB dan merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi daerah,” kata Iwan

Sementara, Deputi Gubernur Rosmaya Hadi dalam paparannya menyampaikan pentingnya mengenai ekonomi dan keuangan digital serta peran Bank Indonesia dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada kesempatan tersebut pun dilakukan penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sarana prasarana pengembangan ekonomi perguruan tinggi kepada Universitas Mataram dalam rangka mendukung peningkatan pendidikan di Indonesia.

Rektor Univesritas Mataram Prof. Dr. Lalu Husni, SH. M.Hum selaku mengapresiasi komitmen Bank Indonesia untuk berpartisipasi dalam upaya peningkatan pendidikan di Indonesia.

“Program BI Mengajar merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi ekonomi dan kebanksentralan melalui kegiatan pengajaran sebagai sarana komunikasi kebijakan yang dikemas dalam materi edukatif dan menarik sehingga mudah dipahami oleh peserta,” ungkapnya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here