Psikolog : Orang Tua dan Guru Berperan Latih Emosi Anak

Media Talk Kemen PPPA dengan tema Anak Sehat dan Bahagia Meski #DiRumahAja
Foto : Media Talk Kemen PPPA dengan tema Anak Sehat dan Bahagia Meski #DiRumahAja (MetroNTB/Ist)

Jakarta, MetroNTB.com – Psikolog, Ifa H Misbach mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan berbagai permasalahan tersebut adalah transformasi pendidikan kita belum mampu mendukung bagaimana menciptakan kreativitas belajar, sehingga guru tidak hanya sekadar memindahkan tugas yang diberikan secara manual menjadi bentuk digital. Proses belajar mengajar secara tatap muka sangatlah berbeda dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Oleh karenanya, pada situasi seperti ini kita membutuhkan lebih banyak empati agar tidak saling menyalahkan. Orang tua dan guru saling bekerja sama dan berperan sebagai pelatih emosi anak,” ujarnya pada Media Talk Kemen PPPA dengan tema Anak Sehat dan Bahagia Meski #DiRumahAja.

Ifa menjelaskan, fungsi pendidik (guru dan orang tua) adalah sebagai pelatih emosi untuk melatih mental anak untuk bertumbuh kembang, mandiri, dan menemukan potensi dirinya. Oleh karenanya, menjadi penting bagi orang tua untuk mengelola emosinya juga. Selain itu, prinsip pendampingan harus dilakukan bersama-sama. Diperlukan peran dan interaksi antara anak, guru, dan orang tua untuk menentukan model pengalaman belajar.

“Dunia pendidikan kita saat ini tidak sama lagi dengan sebelumnya. Mari anggap permasalahan ini menjadi sebuah tantangan bersama,” ajaknya (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here