Program Zero Waste Hadirkan Kreativitas Kelola Sampah

Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi terkait sosialisasi III kelompok dan UMKM, Platfor Eziulang, di Aula Pendopo Wagub, Jum’at
Foto : Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi terkait sosialisasi III kelompok dan UMKM, Platfor Eziulang, di Aula Pendopo Wagub, Jum’at (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Sejak program Zero Waste dicanangkan, semakin bertambah dan bermunculan kreativitas dan inovasi ditengah masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan sampah. Baik itu sampah organik maupun sampah non organik. Sehingga setidaknya hal ini dapat mengubah cara pandak masyarakat tentang sampah.

“Salah satunya adalah daur ulang sampah,” kata Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi terkait sosialisasi III kelompok dan UMKM, Platfor Eziulang, di Aula Pendopo Wagub, Jum’at

Mengolah dan mendaur ulang sampah ini merupakan salah satu konsen Pemrov NTB. Termasuk mengolah dan mendaur ulang sampah pemper. Yang dibuat beranekaragam kreativitas seperti pot dan tong sampah.

Selain itu, pengelolaan sampah organik menjadi maggot. Karena prosesnya memang mengolah sampah agar menghasilkan nilai ekonomis.

Maggot inikah dapat menjadi pakan ikan, burung dan ayam,” tutur Rohmi

Selain itu, konsep Eziulang yang memproduksi bahan cuci rumah tangga ini bagus juga. Tapi harus diperhatikan juga kualitasnya. Penggunaan bahan baku yang tidak membahayakan manusia.

Dari paparan, komunitas dan UMKM, Rohmi meminta Dinas LHK agar menularkan konsep dan pemanfaatan sampah ini kepada bank sampah dan masyarakat.

“Sehingga kita bisa mengelola sampah agar dapat memberikan berkah dan nilai ekonomis bagi masyarakat NTB,” pintanya

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB Madani Mukarom bahwa kelompok ataupun komunitas bermunculan memanfaatkan sampah.

“Ini kami dukung. Namun, kedepan persoalan sampah aksn terus dipetakan. Karena potensinya juga dapat mendukung industrialisasi persampahan,” katanya

Pemilik Eziulang, Wawan setiawan mengaku UMKM nya bergerak diproduksi pencuci rumah tangga. Seperti sabun, sampo, deterjen, sabun pencuci piring dan lainnya

“Sistemnya isi ulang, kami jual produknya nanti masyarakat bisa isi ulang,” ungkapnya

Dijelaskan, dari segi kualitas sangat dikedepan. Sehingga apabila ada tawaran dari hotel atau restoran di NTB produk tersedia.

“Barang berkualitas, harga juga murah kok. Produk-produk ini sudah dijual juga di NTB Mall. Melalui tahapan standar yang ditentukan,” kata Wawan menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here