PPKM Mikro Diberlakukan, Pariwisata Loteng Tetap Buka dengan Pembatasan Ketat

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tetap membuka pariwisata di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diterapkan dengan tetap melakukan pembatasan yang ketat
Foto : Plt Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lendek Jayadi (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) tetap membuka pariwisata di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diterapkan dengan tetap melakukan pembatasan yang ketat.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lendek Jayadi mengatakan, penerapan PPKM skala mikro diberlakukan untuk memprioritaskan pengamanan pada zona yang sudah kondusif di tingkat desa supaya tidak berubah dari zona hijau menjadi kuning dan seterusnya.

“Kalaupun saat ini kriteria belum mencapai darurat tapi Pemkab tetap melaksanakan PPKM skala mikro. Penerapan PPKM ini diberlakukan sampai dengan 20 Juli 2021,” ungkapnya

Dijelaskan, PPKM skala mikro ini diberlakukan untuk melakukan pembatasan pada setiap kegiatan masyarakat dalam skala kecil di tingkat desa.

“Berwisata tetap di bolehkan akan tetapi dalam kapasitas yang terbatas dan pengamanan yang ketat,” tegas Jayadi

Dengan adanya PPKM ini, lanjutnya masyarakat harus mempertahankan zona yang sudah baik, jangan sampai menjadi zona merah dan jangan melakukan euporia.

“Wisatawan boleh melakukan kegiatan wisata akan tetapi tidak dalam bentuk keramaian. Bahkan Pemprov sedang menyusun standar wisatawan untuk menggratiskan rapid antigen untuk memberikan motivasi kepada wisatawan untuk berwisata ke daerah,” kata Jayadi menambahkan (Zan/Mn)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here