Patut Ditiru ! Lima Warga Desa Jago Mundur Sukarela dari Penerima PKH

Lima (5) masyarakat Dusun Batu Ngulik, Desa Jago Kecamatan Praya Lombok Tengah menyatakan secara sukarela mundur dari penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Foto : Lima (5) masyarakat Dusun Batu Ngulik, Desa Jago Kecamatan Praya Lombok Tengah menyatakan secara sukarela mundur dari penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Lima (5) masyarakat Dusun Batu Ngulik, Desa Jago Kecamatan Praya Lombok Tengah menyatakan secara sukarela mundur dari penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Pendamping PKH Desa Jago Abdul Gaffar yang dihubungi wartawan MetroNTB.com mengatakan bahwa, ada lima orang masyarakat Desa Jago yang mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH.

“Lima warga yang mengundurkan diri atas nama Royani, Anggy, Janaryah, Munimah dan Karni. Alasannya mengundurkan diri karena melihat masih banyak warga lain yang layak untuk mendapatkan bantuan,” ungkapnya


Pengunduran diri yang dilakukan, lanjut Gaffar murni atas inisiatif masyarakat sendiri tanpa ada paksaan atau tendensi dari orang lain

“Mereka mengundurkan diri atas inisistif sendiri, mereka sudah menandantangani surat pengunduran diri secara mandiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa dan Babhinsa. Saat ini sebanyak 778 orang di Desa Jago yang mendapatkan bantuan PKH,” tuturnya

Sementara itu, Kepala desa Jago Beny Wirawan mengapresiasi lima warga yang sukarela mengundurkan diri tanpa tendensi dari pihak manapun

“Kami atas nama Pemdes memberikan apresiasi dan berterimakasih setingi tingginya kepada lima warga Dusun Batu Ngulik yang sudah rela mengundurkan diri tanpa tendensi dari pihak manapun,”

Beny berharap, semoga ini bisa menjadi stimulus bagi masyarakat Desa Jago supaya lebih bijaksana dalam menerima bantuan Pemerintah

“Kami dari Pemdes berharap semoga ini bisa memberikan stimulus bagi masyarkat yang ada di desa Jago. Kami juga berharap masyarakat lebih arif dan bijak dalam menyikapi setiap bantuan dari Pemrintah Daerah, Provinsi maupun Pusat,” katanya menambahkan (Zan/De)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here