IDI Loteng Tanggapi Kecurigaan Danrem 162/WB Terkait Data Covid-19

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lombok Tengah (Loteng) menanggapi statemen dari Danrem 162/WB terkait dengan adanya kecurigaan tentang permainan data pasien Covid yang dilakukan tenaga kesehatan (Nakes)
Foto : Ketua IDI Cabang Loteng Mamang Bagiansah (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lombok Tengah (Loteng) menanggapi statemen dari Danrem 162/WB terkait dengan adanya kecurigaan tentang permainan data pasien Covid yang dilakukan tenaga kesehatan (Nakes)

Ketua IDI Cabang Loteng Mamang Bagiansah mengatakan, pandemi Covid-19 di Loteng yang kurang lebih dua tahun terakhir telah memporak-porandakan berbagai macam sendi, tidak hanya soal kesehatan akan tetapi juga persoalan sosial dan ekonomi.

Hal tersebut, mulai menimbulkan berbagai pernyataan, baik  ketidakpercayaan terhadap Covid-19 maupun lainnya

“Mari kita duduk bersama untuk mendiskusikan apa saja yang perlu kita lakukan. Kalau selama ini masih kurang mari kita perbaiki lagi,” ajaknya

Mamang menjelaskan saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk saling serang menyerang atau saling menyudutkan apalagi harus  membuka kelemahan masing-masing

“Saya sampaikan bahwa tenaga kesehatan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) itu sudah ditetapkan lewat peraturan Kecamatan. Secara keilmuan juga sudah disusun pedoman – pedoman pelaksanaan diagnosis dan sebagainya,”terangnya

Ia juga menyayangkan adanya kecurigaan dari satuan gugus tugas (Satgas) yang mencurigai adanya permainan mengcovidkan masyarakat

“Kami sayangkan adanya kecurigaan satuan gugus tugas (Satgas ) terkait dengan mengcovidkan masyarakat. Seharusnya kita saling bahu membahu dalam perang melawan Covid-19 ini,” ucap Mamang (Zan/De)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here