Gubernur Berhadap NTB Jadi Swasembada Telur dan Daging

Gubernur NTB Zulkieflimansyah didampingi Bupati Dompu, Kader Jaelani, saat meninjau pabrik pakan unggas, di Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, Senin 5 Juli 2021
Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah didampingi Bupati Dompu, Kader Jaelani, saat meninjau pabrik pakan unggas, di Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, Senin 5 Juli 2021 (MetroNTB/Ist)

Dompu, MetroNTB.com – Gubernur NTB Zulkieflimansyah berhapap Provinsi NTB menjadi daerah yang mampu swasembada telur dan daging, karena potensi sumber daya bahan baku untuk pembuatan pakan unggas di NTB sangat berlimpah.

“Kita memiliki jagung, dedak dan bahan baku lainnya. Nggak ada cerita kalau NTB nggak bisa swasembada telur dan daging,” kata Gubernur didampingi Bupati Dompu, Kader Jaelani, saat meninjau pabrik pakan unggas,  di Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, Senin 5 Juli 2021

Menurutnya, industrialisasi dibidang pakan ternak menjadi mungkin karena ada demand dan internal market yang memadai.


“Kehadiran pabrik pakan unggas merupakan bukti nyata, bahwa semua bisa dilakukan di NTB ini,” kata Bang Zul

Bahkan pabrik pakan ini dapat menjadi contoh agar dapat dibangun di kabupaten/kota di NTB, yang memiliki potensi bahan baku juga.

Geliat Industrialisasi di Dompu dengan adanya pabrik pakan, menguatkan optimisme bahwa industrialisasi itu nyata dan sangat bisa dilakukan.

“Pak Bupati sangat bersemangat melihat geliat industrialisasi di Dompu ini,” jelasnya di depan rombongan pejabat Pemkab Dompu yang mendampingi kunjungannya.

Ia menjelaskan konsep industrialisasi bukan dalam konteks pembangunan pabrik-pabrik besar. Tetapi disederhanakan sebagai upaya melakukan hilirisasi atau pengolahan seluruh bahan baku yang tersedia di NTB menjadi produk jadi.

Misalnya, dedak atau jagung diolah jadi pakan atau olahan lain. Sederhananya, tidak lagi menjual bahan mentah ke pabrikan di luar NTB. Dari proses pengolahan bahan baku ini, banyak jasa yang terlibat. Satu dengan yang lainnya saling terkait dan saling bergerak. Saling menghidupkan dan mendapat nilai tambah yang lebih besar.

“Itulah industrialisasi yang dimaksudkan. Mendorong sektor ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bang Zul menambahkan (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here