Delapan Persen Dana Desa Dianggarkan untuk PPKM Mikro

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Tengah (DPMD Loteng) Muhammad Jalaludin
Foto : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Tengah (DPMD Loteng) Muhammad Jalaludin (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Tengah (DPMD Loteng) Muhammad Jalaludin menyebutkan sebanyak delapan persen Dana Desa (DD) dianggarkan untuk penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“Adapun anggaran untuk penerapan PPKM Mikro di masing-masing desa ini sudah dianggarakan melalui DD sebanyak delapan persen untuk penanganan PPKM Mikro. Itu sudah ada regulasinya,” kata Jalal kepada MetroNTB.com

Ia menjelaskan penggunaan anggaran PPKM yang depalan persen digunakan untuk operasional Satgas Covid-19 yang meliputi honor piket Badan Keamanan Desa (BKD) dan konsumsi Satgas.


Selain itu, anggaran tersebut juga dipergunakan untuk mensosialisasikan pencegahan Covid-19 seperti spanduk dan lain-lain, penyiapan ruang isolasi di desa, sarana prasarana seperti tempat cuci tangan, masker, desinfektan, pengadaan pos jaga dan lainnya

“Selama penerapan PPKM Mikro ini, masih bisa melakukan aktifitas akan tetapi dengan standar protokol kesehatan (Prokes) yang ketat,” terangnya

PPKM Mikro di Loteng membuat Pemkab Loteng bergerak cepat untuk mengatisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Babhinsa dan Babhinkamtibmas se-Loteng.

“Persoalan penerapan PPKM Mikro dimasa pandemi Covid-19 ini harus disampaikan kepada semua pihak supaya bisa mengambil langkah antisipasi penyebaran Covid-19,” kata Jalal menambahkan (Zan/De)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here