Covid-19 Tak Boleh Dianggap Remeh, Gubernur Himbau Disiplin Prokes

Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menghadiri wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur'an angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur'an Al Kamal dusun Murbaya, di desa Murbaya kecamatan Pringgarata-Lombok Tengah, Minggu 4 Juli 2021
Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menghadiri wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur'an angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur'an Al Kamal dusun Murbaya, di desa Murbaya kecamatan Pringgarata-Lombok Tengah, Minggu 4 Juli 2021 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Keadaan Pandemi Covid-19, tidak boleh dianggap remeh. Sehingga harus tetap menjaga dan disiplin dalam menggunakan protokol kesehatan (Prokes), selalu menjaga kesehatan dan imun tubuh.

Demikian disampaikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan Wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an Angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal Dusun Murbaya di Desa Murbaya kecamatan Pringgarata-Lombok Tengah, Minggu 4 Juli 2021.

“Jangan sampai kita mengabaikan untuk menjaga jarak, hindari kerumunan, mencuci tangan dan wajib menggunakan masker,” pesannya

Bang Zul juga jamaah yang hadirjangan sampai menimbulkan ketakutan secara berlebihan. Karena kadang-kadang ketakutan yang menyebabkan imun tubuh turun kemudian terserang Covid dan meninggal dunia.

Menurutnya era pandemi bukan semata karena akibat utamanya Covid, tapi lebih karena ketakutan. Sehingga kalau ada yang terkena Covid, hadapi dengan waspada dan tenang dan biasa-biasa saja.

“Segera berobat, istirahat, jaga imunitas. Jangan panik, kalau panik imunitasnya bisa turun menyebabkan keadaan memburuk,” ungkapnya.

Karena saat ini, keadaan dan kondisi Indonesia saat ini, sedang dilanda pandemi Covid-19. Berbagai informasi dan pemberitaan di kota besar seperti di Jakarta, Bandung atau Jawa Timur, varian atau jenis Corona Virus yang baru ini tidak seperti gejala awal. Seperti batuk, demam dan sebagainya.

Namun kini, varian baru ini kadang-kadang tanpa batu dan demam, bisa langsung menyerang paru-paru dan orang langsung meninggal dunia.

“Alhamdulillah daerah kita masih terkendali dan masih aman,” ucap mantan Anggota DPR RI ini.

Untuk itu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta tokoh wanita harus mewaspadai ini dan menghimbau masyarakat untuk disiplin terapkan prokes.

“Hadapi pandemi ini harus secara bersama, taat ikuti himbauan,” imbuhnya

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal Dusun Murbaya, Desa Murbaya kec. Pringgarata-Lombok Tengah,  Muhammad Tauhid mengaku kegiatan ini sudah menerapkan prokes.

“Semuanya sudah mengenakan masker, dan saling mengingatkan baik santri, santriwati serta wali santri beserta masyarakat,” tambahnya  (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here